Search
Close this search box.

Penutupan Vatulemo Cerminkan Tantangan Kelola Ruang Publik

Ilustrasi./visi.news/ai.

Bagikan :

VISI.NEWS | PALU – Penutupan sementara Lapangan Vatulemo selama dua hari mencerminkan tantangan pengelolaan ruang publik di tengah tingginya aktivitas masyarakat. Sebagai salah satu pusat kegiatan di Kota Palu, intensitas penggunaan lapangan ini menuntut perawatan yang lebih terstruktur dan berkala.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengatakan pemeliharaan dilakukan secara berkala agar kondisi taman tetap bersih dan nyaman digunakan masyarakat.

“Kami melakukan pemeliharaan rutin agar taman tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya,” ujar Ibnu Mundzir. Pernyataan ini menegaskan bahwa kualitas ruang publik bergantung pada konsistensi perawatan.

Dalam konteks yang lebih luas, kebijakan ini juga mencerminkan pergeseran cara pengelolaan fasilitas umum, dari sekadar reaktif menjadi lebih preventif. Penutupan sementara memberi ruang bagi perbaikan menyeluruh yang sulit dilakukan saat area tetap dibuka untuk umum.

Oleh karena itu, perawatan tidak bisa dilakukan secara sembarangan, namun harus terjadwal dan menyesuaikan kondisi lapangan.

“Ada waktu tertentu untuk pemeliharaan, biasanya juga menyesuaikan arahan pimpinan, terutama sebelum atau setelah banyak kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Penutupan sementara ini juga bertujuan agar proses pembersihan dan perawatan dapat dilakukan secara maksimal tanpa gangguan aktivitas pengunjung. Dengan kondisi area yang steril, petugas bisa melakukan pembersihan menyeluruh sekaligus pengecekan fasilitas taman.

“Kita sekalian cek kalau ada kerusakan kecil, supaya bisa segera ditangani,” tambahnya.

Ibnu memastikan, di luar jadwal pemeliharaan rutin, petugas kebersihan tetap siaga setiap hari untuk menjaga kondisi taman.

“Setiap hari ada petugas yang membersihkan dari pagi sampai sore. Semua sudah ada porsinya,” tegasnya.

Secara keseluruhan, langkah ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan ruang publik tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh manajemen pemeliharaan yang disiplin dan terencana. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :