Penyelidikan Kasus Kematian Diego Maradona Seret Tiga Nama Baru

Editor Penyelidikan kasus kematian Diego Maradona seret tiga nama baru./via football5star.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Otoritas hukum Argentina sudah memasuki babak baru di proses penyelidikan kasus kematian legenda Diego Maradona. Laporan terbaru menyebutkan ada tiga nama yang akhirnya diperiksa terkait kematian sang legenda pada 25 November tahun lalu.

Mengutip Football5star.com dari Telam, Jumat (12/2/2021), pihak penyelidik telah memeriksa tiga nama yakni, Ricardo Omar Almiron dan Gisela sebagai perawat Maradona, serta seorang psikolog, Carlo Diaz.

Menurut laporan dari media Argentina tersebut, ketiga nama tersebut menurut pihak penyelidik memiliki potensi untuk mengambil tindakan atau lalai dalam kasus kematian Maradona. Nama Carlo Diaz bahkan dianggap memiliki peran yang lebih besar dalam keputusan di tingkatan medis.

Sedangkan dua perawat tersebut mendapat perhatian khusus karena menjadi kontak terdekat di jam-jam terakhir kematian Maradona.

Misteri kematian Maradona memang masih menimbulkan pernyataan dari banyak pihak. Mantan rekan Maradona, Turco Garcia misalnya mengatakan bahwa kematian Maradona bisa saja dihindari.

“Pendapat saya sama seperti biasanya. Dia diculik. Saya memilih enam panggilan telepon dengan Maradona. Saya memiliki rekaman bahwa dia mengatakan, ayo pergi dan makan daging ketika semua ini selesai,” kata Garcia

“Ini sangat pribadi dan saya tidak peduli apa yang mereka katakan kepada saya, kematiannya seratus persen seharusnya bisa dihindari. Tidak ada defibrillator, tidak ada ambulans, dia tidak meminum pil utama untuk jantungnya,” tambah eks pemain Vélez Sársfield tersebut.

Saat dipertegas ucapannya bahwa Maradona diculik sebelum meninggal dunia, Garcia mengatakan bahwa ia tak mendapat akses sama sekali saat legenda Napoli itu kesakitan.

“Mereka tidak mengizinkan saya berbicara dengannya. Saya mantan rekan satu timnya, itu sebabnya saya katakan dia diculik. Saya harap kebenarannya adalah sekarang. Kebeanran harus diketahui,” ungkap Garcia. @fen

Baca Juga :  Cegah Bank Emok BAZNAS Kab. Bandung Luncurkan Program "Surga"

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

IJF EVAC Menentang Segala Tindakan Promosi Perkawinan Anak

Jum Feb 12 , 2021
Silahkan bagikan Data SUSENAS Maret 2018, 94% Anak perempuan dan 91% anak laki – laki yang dikawinkan putus sekolah. VISI.NEWS — Gerakan Bersama untuk penghapusan kekerasan pada anak di Indonesia (Indonesia Joining Forces to End Violence Against Children atau IJF EVAC) menyayangkan dan menentang segala tindakan organisasi atau lembaga yang […]