VISI.NEWS – Atlet Kick Boxing yang meraih Medali Perak di Kerjurnas tahun 2019 lalu, Pipin Arifin, mengatakan, sebelumnya dia merupakan atlet Pencak Silat, lalu hijrah ke Mua Thay selanjutnya berkiprah di Kick Boxing.
Pipin mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Erwin Gunawan yang sudah memberikan tempat pelatihan berikut kelengkapan sarananya. Dia mengaku sebelumnya kalau mau latihan biasanya di tempat terbuka dan harus kepanasan. Tapi sekarang dia dan semua anggotanya bisa merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.
Dia optimis, walau pun baru berdiri sekitaran dua bulanan, Champ (Padepokan) Pemuda Abdi Bangsa – Bodyguard Security Service ( PAB-BOSS) Sageutih Pameungpeuk, bisa mencetak atlet untuk diikut sertakan dalam Kejurda Jawa Barat di ahir bulan Desember 2020 nanti.
“Kami mengharapkan semua anggota bisa turut serta dalam kejurda tersebut, karena kami yakin semua sangat berpotensi untuk bisa menjadi juara,” katanya di lokasi, Minggu, (12/7/2020).
Kelebihan Kick Boxing ini, dijelaskan Pipin, dari segi tehniknya yang mengutamakan ketahanan fisik, kekuatan, dan keakuratan. Dan pelatihannya pun bisa mencapai 4 jam agar pisik anggota bisa benar-benar maksimal. Itu latihan biasa bagi anggota.
Sementara untuk atlit, lanjutnya, ada kualifikasi khusus, dengan memberlakukan dalam sehari 2 kali latihan, paginya jogging dan sorenya latihan pemantapan. Itu harus dilakukan atlit 3 bulan sebelum menjelang Kejurda.
Hal itu dikemukakannya berdasarkan pengalaman saat mengirimkan 8 orang atlitnya semua bisa meraih kemenangan, 6 atlit dapat emas, 1 perak, dan satu lagi perungu. Dari kemenangan tersebut, dia bertekad ingin mengembangkan Kick Boxing hingga bisa ada di setiap daerah.
Hanya saja diungkapkan Pipin, Kick Boxing belum terdaftar di KONI Kabupaten Bandung hingga saat ini. Padahal persyaratan sudah terpenuhi dengan berdirinya 10 Champ, dan ini malah lebih.
Sementara Pembina lainnya dari Kepolisian, Dodi Nugraha, mengharapkan perkembangan Kick Boxing di Pameungpeuk ini bisa meningkatkan motivasi untuk para remaja untuk menyalurkan bakatnya dalam bidang beladiri.
Dengan Kick Boxing, ditambahkan Dodi, selain bisa untuk menjaga diri dari tindakan kekerasan, akan diarahkan kepada jalur prestasi sebagai atlit handal. “Kick Boxing ini merupakan kegiatan positif daripada keluyuran tanpa arah, lebih baik bergabung di sini untuk meningkatkan potensi sebagai generasi muda handal dalam berbagai aspek,” tutur Dodi. @qia.