VISI.NEWS | SUKABUMI – Puluhan kepala keluarga mengungsi setelah rumah yang mereka huni di Kampung Pinangjajar RT 11/03, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, terancam pergerakan tanah. Rumah yang berada dalam ancaman pergerakan tanah tersebut berjumlah belasan unit.
Manajer Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 21.45 WIB. Daeng menuturkan hujan yang terus menerus mengguyur memicu terjadinya bencana tersebut.
“Terancam 18 rumah yang dihuni 23 kepala keluarga terdiri dari 70 jiwa. Korban mengungsi 23 Kepala Keluarga, 70 jiwa” ujar Daeng dalam keterangan tertulisnya.
Daeng menuturkan, pergerakan tanah yang terjadi di wilayah tersebut merupakan bencana susulan. Ia menjelaskan, kawasan itu sebelumnya juga pernah mengalami peristiwa serupa di tahun 2025.
“Kejadian sebelumnya di bulan Maret 2025, akibat hujan yang terus menerus dengan intensitas lebat,” pungkasnya. @andri












