Perilaku 3M dan 3T, Satu Paket untuk Memutus Penularan Covid-19

Dialog Produktif secara daring ‘Optimisme Masyarakat terhadap 3T (Tracing, Testing, Treatment) di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (12/11/2020)./liputan6.com/ist.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Untuk memutus rantai penularan
Covid-19 perlu dilakukan 3M dan 3T. Kedua hal tersebut merupakan satu paket dalam pencegahan kasus Covid-19.

Namun, masih ada masyarakat Indonesia yang belum memahami konsep testing, tracing, dan treatment. Menurut survei yang dilakukan IPSOS Indonesia, masih ada 29 persen responden yang mengaku belum paham dengan konsep 3T dalam penanganan Covid-19 .

“Masih ada sekitar 29 persen itu yang tidak aware, mereka nggak ngerti sebenarnya 3T itu apa,” kata Managing Director IPSOS Indonesia, Soeprapto Tan, dalam Dialog Produktif secara daring ‘Optimisme Masyarakat terhadap 3T (Tracing, Testing, Treatment) di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (12/11/2020), seperti dilansir Liputan6.com.

Sementara itu, sudah 99 persen responden menyampaikan bahwa sudah paham betul apa itu 3M yang terdiri dari menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Dari data yang didapatkan IPSOS, menyiratkan seolah-olah masyarakat menganggap perilaku 3M dan 3T adalah dua hal yang terpisah. Padahal kedua hal tersebut satu kesatuan mencegah penularan Covid-19.

“Masih ada masyarakat yang menganggap perilaku 3M dan 3T adalah dua hal yang terpisah padahal kenyataannya justru kedua hal tersebut diakuinya merupakan satu paket dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” tutur Tan.

Jika nanti vaksin Covid-19 pun sudah ditemukan upaya kebiasaan 3M dan 3T tetap dilakukan.

“Misal mendapatkan vaksin paling cepat Mei atau Juni (tahun depan), kebiasan terhadap 3M dan 3T harus tetap kita jalankan sampai benar-benar pemerintah memberikan informasi bahwa Covid-19 sudah tidak ada,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Monica Nirmala, Penasihat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinvest) untuk Peningkatan Testing dan Tracing. Dia mengatakan bahwa semua orang harus mengambil peranan untuk memutus mata rantai penularan virus corona dengan berpartisipasi melaksanakan 3M dan 3T secara bersamaan. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Misteri Sejarah Pemakaman Non-Muslim di Jedah

Sab Nov 14 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Ledakan yang terjadi pada Rabu (11/11/2020) menyisakan tanda tanya. Khususnya, soal pemakaman non-muslim di Jedah yang terdampak dari ledakan itu. Melansir Ihram.co.id dari Arab News, kuburan ini terletak dekat dengan salah satu jalan tersibuk di Jedah, tepat di sebelah selatan pusat kota. Namun kebanyakan orang yang […]