Perintah Keras Jokowi di Balik Penangkapan Djoko Tjandra

Penangkapan buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Tjandra atas perintah langsung Presiden Joko Widodo. Ilustrasi./cnnindonesia/diolah dari istockphoto/doomu
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan langsung kepada Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menangkap buronan kasus Bank Bali Djoko Tjandra.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mencari keberadaan Djoko Tjandra di mana pun berada dan segera ditangkap dan dituntaskan sehingga semua menjadi jelas,” kata Listyo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7) malam, sperti dilansir CNN Indonesia.

Atas perintah tersebut, kata Listyo, Idham membentuk tim khusus dan secara intensif mencari Djoko Tjandra. Dari pencarian intensif ini, polisi mendeteksi Djoko Tjandra berada di Malaysia.

Jenderal bintang tiga itu menyatakan Idham langsung mengirim surat kepada Polisi Diraja Malaysia untuk bersama-sama mencari keberadaan buronan Kejaksaan Agung sejak 2009 lalu tersebut.

“Alhamdulillah tadi siang kita dapatkan informasi yang bersangkutan bisa kami ketahui,” ujarnya.

Listyo menyatakan pihaknya bersama tim khusus berangkat sore hari untuk menangkap Djoko Tjandra. Menurutnya, berkat kerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia Djoko Tjandra berhasil ditangkap.

“Kami jawab keraguan publik selama ini apakah Polri bisa menangkap yang bersangkutan,” kata mantan ajudan Jokowi itu.

Listyo yang memimpin langsung penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia. Djoko Tjandra langsung dibawa ke Indonesia dengan pesawat carter. Ia tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 22.42 WIB.

Turun dari pesawat, Djoko Tjandra tampak diborgol dan mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan celana pendek. Sejumlah polisi mengawal ketat buronan yang sudah kabur sejak 11 tahun lalu. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jagal di Cibeureum Kota Tasikmalaya Meninggal Mendadak Saat Hendak Sembelih Hewan Kurban

Jum Jul 31 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– Tiba-tiba Epin tersungkur, jatuh pingsan di atas hewan kurban yang hendak disembelihnya. VISI.NEWS – Epin Supriatna (50) yang bertugas menyembelih hewan kurban di Kampung Gunungdongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mendadak meninggal dunia saat hendak menyembelih hewan kurban Iduladha 1441 Hijriah, Jumat (31/7). Kejadian […]