Search
Close this search box.

Perkuat Otak Pertahanan, Menhan Lantik 12 Pakar DPN

Sabrang Mowo Damar Panuluh (noe Letto), putra budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) termasuk dari 12 orang yang dilantik sebagai tenaga ahli DKN. /visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN) memimpin upacara pengangkatan sumpah jabatan tenaga ahli DPN di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (15/1).

Sebanyak 12 orang pakar dari berbagai disiplin ilmu resmi dilantik berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025. Pelantikan ini menandai penguatan struktur keahlian strategis di tubuh Dewan Pertahanan Nasional.

Dalam siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI yang dikutip Jumat (16/1), disebutkan bahwa pengangkatan tenaga ahli ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam merespons dinamika dan kompleksitas tantangan global yang terus berkembang.

Para tenaga ahli tersebut akan mengisi posisi penting sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi. Bidang-bidang ini dinilai krusial dalam merumuskan arah kebijakan pertahanan nasional jangka panjang.

Menhan Sjafrie menegaskan, para tenaga ahli diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi kebijakan pertahanan nasional lintas sektor.

“Kehadiran mereka akan memperkuat fondasi strategis dalam mewujudkan pertahanan negara yang tangguh, modern, dan berdaya saing,” ujar Sjafrie dalam sambutannya.

Pelantikan tenaga ahli DPN ini juga merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 tentang Dewan Pertahanan Nasional, yang menegaskan peran DPN sebagai lembaga strategis pendukung kebijakan pertahanan negara.

Momentum ini sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan DPN sebagai *think tank* pertahanan nasional yang bertugas memberikan rekomendasi kebijakan strategis berbasis kajian mendalam dan lintas disiplin.

Dengan bergabungnya para pakar tersebut, DPN diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru, analisis tajam, dan solusi adaptif dalam menghadapi tantangan pertahanan di tingkat regional maupun global.

Baca Juga :  Pedrosa Ungkap Kandidat Kuat Juara MotoGP 2026

Adapun 12 tenaga ahli DPN yang dilantik yakni Surachman Surjaatmadja, Ian Montratama, Abdul Kholiq, Agato P Simamora, Achmad Rully, Filda Citra Yusgiantoro, Jupriyanto, Frank Alexander Hutapea, Sabrang Mowo Damar Panuluh, Santiahu Dyatmiko, Maundri Prihanggo, dan Muhammad Zulkarnain Maddatuang.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :