Permudah Tawaf di Masjidilharam, Arab Saudi Sediakan Skuter Listrik

Editor Untuk mempermudah tawaf di Masjidilharam, para jemaah haji disediakan skuter listrik./via kemenag.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | MAKAH – Masjidilharam semakin banyak didatangi jemaah haji seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah. Jemaah haji seluruh dunia semakin memperoleh kemudahan untuk melakukan tawaf dalam mengelilingi Kakbah di Masjidilharam, Mekah, Arab Saudi. 

Jemaah calon haji yang ingin lebih nyaman dan tidak lelah saat melakukan tawaf dan sai dapat menggunakan layanan skuter listrik yang tersedia di lantai 3 Masjidilharam. 

Melansir laman resmi Kemenag RI, pantauan Media Center Haji di Mekah, Senin (27/6), terdapat dua jenis skuter yaitu yang berkapasitas dua orang dan satu orang. 

Layanan yang disediakan bervariasi, jemaah dapat memilih untuk sai atau tawaf saja dengan membayar sewa sebesar 57,50 Riyal Arab Saudi (SAR) untuk skuter kapasitas satu orang dan SAR 115 untuk dua orang selama dua jam. 

Sedangkan untuk paket layanan tawaf dan sai jemaah membayar SAR 115 untuk skuter kapasitas satu orang dan SAR 230 untuk yang berdua. 

Dengan menggunakan skuter buatan Korea tersebut, jemaah dapat menghemat waktu sai karena satu putaran dapat ditempuh hanya dalam waktu tujuh menit. 

Seorang calon haji asal Padang, Yanti mencoba skuter listrik bersama suami untuk tawaf. 

“Mau coba saja untuk kenang-kenangan, biar beda. Insyaallah bukan karena sakit, masih mampu jalan hanya ingin merasakan skuter saja. Kan suka lihat di YouTube,” ujar Yanti. 

Mengoperasikan skuter juga sangat mudah hanya dengan menekan tuas di sebelah kanan setir untuk maju dan tuas sebelah kiri untuk mundur serta untuk mengerem cukup melepas tuas. 

Jemaah juga dapat mengatur kecepatan skuter listrik dengan memilih fitur yang tersedia di kepala skuter yaitu gambar kelinci untuk mempercepat laju skuter sementara gambar kura-kura untuk memperlambat. 

Baca Juga :  Lolos Program AFS & YES, 10 Siswa Madrasah dapat Kesempatan Belajar ke Eropa dan Amerika

Namun perlu diperhatikan untuk tetap fokus saat mengendarai skuter untuk mengendalikan kecepatan dan fokus pada jalur skuter agar tidak bertabrakan dengan skuter lainnya. Selain itu juga perlu memperhatikan rambu-rambu tersedia untuk memastikan putaran tawaf.

Perlu diperhatikan saat mengendarai skuter wajib terus berjalan, dan hanya memperlambat sebentar ketika di garis start tawaf (lurusan Hajar Aswad) dan Rukun Yamani. Lalu di area sai, boleh berhenti sebentar di area Safa dan Marwah.

Lebar jalan di area sai hanya cukup untuk 1 skuter, tidak bisa untuk saling menyusul, terkecuali sudah masuk di kawasan Safa dan Marwah yang lebih lebar. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Proses Tahapan Pemilu Dimulai, Bawaslu Kab. Bandung : Jika Ada Sengketa Proses, Bawaslu Siap Berperan

Sel Jun 28 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Terhitung pasca peluncuran proses tahapan pemilu tahun 2024 yang dilakukan KPU-RI beberapa waktu lalu, menjadi kepastian bahwa gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar serentak sesuai jadwal yakni 14 Febuari 2024 (Pileg dan Pilpres) dan 27 November 2024 […]