Pertemuan KJRI dengan GACA Bahas Kelangsungan Penerbangan Umrah yang Sempat Ditangguhkan

KJRI tegaskan keputusan penerbangan umroh Indonesia dalam dua hari./ihram.co.id/ist.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jedah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Angkutan Udara Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA), Senin (16/11/2020). Pertemuan tersebut dilakukan guna membahas keberlangsungan penerbangan umrah bagi jemaah asal Indonesia.

Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Eko Hartono, menyebut keputusan GACA melanjutkan atau menangguhkan penerbangan jemaah umrah Indonesia akan disampaikan dalam dua hari mendatang.

“Dari pertemuan itu, GACA sebenarnya tidak secara resmi menangguhkan penerbangan dari Indonesia. Hanya kenyataannya, memang untuk sementara flights dari Indonesia ke Saudi sempat tidak boleh terbang. Mereka bilang akan sampaikan info setelah dua hari,” kata Konjen Eko, Selasa (17/11/2020), seperti dilansir Republika yang menghubunginya.

Ia juga menyebut, pertemuan KJRI dengan GACA membahas aspek izin terbang. Sementara untuk visa umrah, kaitannya dengan Kementerian Dalam negeri.

Terkait kebijakan penangguhan sementara penerbitan visa umrah jamaah Indonesia, Konjen Eko menyebut menurut informasi yang didapat akan berlaku sampai tanggal 20-an. Rencananya, tanggal 22 November ada kedatangan jemaah umrah lainnya dengan jumlah 300-an orang.

“Info lisan sih sampai dengan tanggal 20-an ini. Penerbangan kita baru tiga kali, tanggal 1, 3, dan 8 November. Dari penerbangan itu masing-masing 224 jemaah, 89 jemaah, dan 46 jemaah. Setelah itu berhenti,” lanjutnya.

Perihal penangguhan visa tersebut, Konjen Eko menyebut ada hubungannya dengan kasus jemaah Indonesia yang terdeteksi positif saat sampai di Saudi. Hal ini disampaikan secara lisan kepada pihak KJRI.

Dengan kebijakan penangguhan tersebut, ia berharap hal ini bisa menjadi pembelajaran tidak hanya untuk jemaah, tetapi juga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Kementerian Agama (Kemenag). Diharapkan keberangkatan jemaah selanjutnya 100 persen terbebas dari Covid-19 dan dalam kondisi sehat. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MTQ NASIONAL: Ihwal Ada Kekurangan, Sekda Sumbar Siap Terima Kritik

Sel Nov 17 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatra Barat Alwis mengatakan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 di Sumatra Barat memang tidak dapat dikatakan sempurna. Hal itu terjadi karena pelaksanaan MTQ dilakukan di masa pandemi dan dengan pendanaan terbatas. Meski demikian, panitia MTQ menurut Alwis tetap berjuang menyelenggarakan […]