VISI.NEWS | PALESTINA – Pemerintah Israel dijadwalkan membebaskan 602 tahanan Palestina pada Sabtu (22/2/2025) sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan dengan kelompok Hamas dalam perjanjian gencatan senjata yang masih berlangsung di Gaza.
Menurut pernyataan Amani Sarahneh, juru bicara Klub Tahanan Palestina, dari jumlah tersebut, sebanyak 445 tahanan berasal dari Gaza dan ditangkap setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2024. Selain itu, terdapat 60 tahanan yang menjalani hukuman panjang, termasuk 50 orang yang dihukum seumur hidup dan 47 orang yang sebelumnya dibebaskan dalam pertukaran tahanan tahun 2011 tetapi ditangkap kembali.
Sebanyak 108 tahanan yang dibebaskan akan dideportasi ke luar Israel dan wilayah Palestina.
Sementara itu, sayap bersenjata Hamas mengumumkan bahwa mereka akan membebaskan enam sandera Israel pada Sabtu (22/2/2025). Para sandera tersebut adalah Eliya Cohen, Omer Shem Tov, Tal Shoham, Omer Wenkert, serta dua warga sipil, Hisham al-Sayed dan Avera Mengisto, yang telah ditahan di Gaza selama sekitar satu dekade setelah memasuki wilayah tersebut. @ffr