Pertuni Kab. Tasikmalaya Butuh Perhatian Pemerintah

Ahmad Tazakka Bonansa bersama rombongan saat berkunjung ke Sekertariat Pertuni, Kamis (18/6)./visi.news/hana mikail
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Perhatian pemerintah membuka keran bantuan bagi warga tunanetra yang tergabung dalam wadah Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terasa masih kurang.

Padahal Pertuni memiliki kreativitas dan semangat serta produktivitas yang tinggi untuk bisa berkembang juga memajukan para anggotanya.

Pengurus Pertuni Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan hal itu kepada Ahmad Tazakka Bonanza tokoh muda Tasik Utara saat bertemu di Sekretariat Pertuni, Kampung Lembur Gunung Nangkaleah, Desa Cilampunghilir, Kec. Padakembang Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (18/6).

Dewan Pertimbangan Cabang Pertuni Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Anwar Mubarok mengatakan, perhatian pemerintah masih terasa minim terhadap Pertuni.

“Selama 10 tahun kami eksis di Kabupaten Tasikmalaya, banyak program dan rencana kegiatan yang tertunda karena keterbatasan, khususnya perhatian dari pemerintah terhadap kaum tunanetra seperti kami,” kata Iwan.

Mitra Bakti Pertuni Kabupaten Tasikmalaya, Rahmat Nugraha, M.Pd. mengatakan, Pertuni memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Meskipun lahir dalam kondisi ada kekurangan, anggota Pertuni memiliki potensi besar.

“Anggota Pertuni itu ada yang memiliki potensi di bidang qari, mubalig, pemusik, hafiz, dan ahli pijat. Anggota Pertuni adalah tunanetra yang tidak mau menyerah,” kata Rahmat Nugraha.

Rahmat menjelaskan, para anggota Pertuni semuanya para pekerja keras dengan berbagai potensi yang perlu dibantu pemerintah agar lebih berkembang lagi.

“Anggota Pertuni para pekerja keras yang tidak berpangku tangan hanya menunggu belas kasihan orang lain. Memiliki semangat luar biasa untuk bisa maju dan berkembang. Makanya kami butuh perhatian,” katanya lagi.

Mendengar apa yang disampaikan Pertuni, Ahmad Tazakka Bonanza sangat tertarik untuk melibatkan diri membantu dan mendukung program Pertuni.

Baginya semangat warga dengan kondisi kekurang memiliki semangat luar biasa dan perlu didukung agar kehidupannya bisa lebih sejahtera.

“Meskipun dalam kondisi ada kekurangan, teman-teman di Pertuni memiliki semangat yang besar. Mereka ingin berkontribusi bagi kemajuan daerah dan ini patut didukung termasuk oleh pemerintah,” kata Aka.

Aka mengharapkan ke depan harus lebih peduli lagi untuk mendorong dan membangun potensi yang dimiliki para warga tunanetra. Karena di balik kekurangan itu ada kekuatan dan kelebihan yang tersembunyi.

Aka sendiri datang bersilaturahmi dengan pengurus Pertuni Kabupaten Tasikmalaya bersama pengurus Pesantren Idrisiyyah. Saat ini Aka didorong oleh pihak pesantren untuk mewakafkan diri dan pemikiran untuk Kabupaten Tasikmalaya dengan terjun langsung ke dunia politik praktis.

Pada Pemilukada Bupati Tasikamlaya tahun 2020 ini Aka maju menjadi bakal calon dan mengambil formulir pendaftaran ke beberapa partai politik yang sudah membuka pendaftaran calon.@hml

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Selain Ratusan Rumah dan Puluhan Hektare Sawah, Banjir di Desa Tanjungsari Tasikmalaya Rendam 500-an Makam

Sab Jun 20 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– “Di sini kerap terjadi saat ada warga meninggal dunia, terpaksa harus menangguhkan proses penguburannya karena area permakaman terendam banjir yang surutnya lama.” VISI.NEWS – Hingga Sabtu (20/6) genangn air masih merendam ratusan permukiman, permakaman, dan puluhan hektare area persawahan pasca-guyuran hujan deras sejak Kamis (18/6) malam. Bahkan, […]