Perumahan Alam Bumi Ciparay Diduga Tak Berizin, Ini Kata Kadis DPMPTSP Kab. Bandung

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | CIPARAY – Developer Alam Bumi Ciparay diduga belum melengkapi perizinan namun sudah melakukan pembangunan perumahan. Proyek perumahan non subsidi ini memakan lahan sekitar 25.000 m2 atau 2,5 hektare, yang berlokasi di wilayah Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Ketika hal tersebut di konfirmasi VISI.NEWS ke pihak developer, Sarjono dari bagian marketing engatakan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti soal perizinan Perumahan Alam Bumi Ciparay sudah sampai sejauh mana.

“Saya tidak tahu soal Izin-izinnya, karena beda bagiannya saya dari marketing,” ucap Sarjono, beberapa waktu yang lalu.

Lalu ia hanya menyarankan jika ingin mendapati jawaban soal perizinan dari pihak Developer, agar bisa mencantumkan nomor kontak Whatsapp yang dapat dihubungi.

“Sudah mending tinggalkan aja nomor kontak yang bisa dihubungi, nanti sama kami sampaikan kepada manajemen bahwa ada (media) yang ingin mengkonfirmasi soal izin perumahan, nanti mungkin dari manajemen langsung kontak,” cetusnya.

Diketahui, syarat perizinan untuk perumahan yang harus ditempuh dan dilengkapi terdiri dari :

-Izin lingkungan
-Rencana Umum Tata Ruang
-Izin Pemanfaatan Tanah (IPT)
-Izin Lokasi
-Amdal & Rekomendasi
-Izin Pengesahan Site Plan
-Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Ben Indra mengatakan bahwa perumahan tersebut diduga baru hanya mendaftarkan di sistem otomatis, Online Single Submision (OSS).

“Kita cek di sistem belum ada ijinnya, berarti minta ke Satpol PP dan Dinas Teknis (PUTR) untuk menertibkan perumahan Alam Bumi Ciparay ini. Ya kalo sudah ada ijinnya pasti mereka harus memperlihatkan site plan dan PBG,” kata Ben.

“Kayaknya KKPR dari OSS untuk permohonan ini terbit otomatis dengan resiko menengah rendah hanya ada surat pernyataan yang otomatis di sistem. Validasi KKPR dari DPMPTSP, tapi mereka harus punya dua rekomendasi teknis dari PUTR berupa Rekomendasi Tata Ruang dan dari ATR/BPN berupa Pertimbangan Teknis Pertanahan,” imbuhnya.

Baca Juga :  HUT ke-33 Tahun FIFGROUP Sumbang 33.000 Kantong Darah

Selain itu, pernyataan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Melalui Bidang Tata Ruang menyampaikan bahwa status dari lahan yang digunakan Perumahan Alam Bumi Ciparay berada pada lahan hijau.

“Zona peruntukan ruang, sudah kami tunjukan gambar di atas, bahwasanya titik koordinat yang di maksud termasuk ke dalam zona permukiman, artinya bisa untuk membangun perumahan. Namun hanya untuk delineasi zona warna kuning. Seperti pada gamba, arah selatannya (zona hijau) merupakan zona kawasan pertanian lahan basah, yang dimana dilarang dilakukan pembangunan,” kata Kabid Tata Ruang DPUTR Kabupaten Bandung, Dedi Gunawan, baru-baru ini.

Hingga berita ini dimuat, pihak developer belum bisa dikonfirmasi lagi.

@gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Puasa Wajib Ramadan Masih Punya Utang, Bolehkah Berpuasa Sunah Syawal?

Sab Apr 13 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Pahala bagi orang yang melaksanakan puasa sunnah Syawal setelah berpuasa Ramadhan setara dengan berpuasa setahun lamanya, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi. Hal ini yang kadang menjadi magnet tersendiri bagi Muslim untuk mengerjakan puasa sunnah Syawal. Puasa Ramadan hukumnya wajib. Meski begitu, ada keringanan bagi orang-orang […]