VISI.NEWS – Pesawat Sriwijaya Air SJ18 Jakarta-Pontianak Hilang Kontak. Belum diketahui kondisi pesawat tersebut.
Pesawat Sriwijaya Air SJ18 Jakarta-Pontianak dipiloti Capten Afwan, dengan Co Pilot Diego.M. Sementara jumlah penumpang mencapat 56 orang.
“Sriwijaya Air SJ 182 pilot Cap.Afwan,Co.Diego.M,Cabin Crew: Dhika,Okky,Bisma,Mia.T,Gita L. tujuan Pontianak dengan jumlah penumpang : 56 penumpang, terdiri dari : 46 dewasa,7 anak-anak,3 bayi,” kata Humas Sriwijaya Air, Willy, seperti dilansir dari merdeka.com, Sabtu (9/1/2021).
Pesawat hilang contak dengan tower sesuai jadwal take off pukul 13.25 WIB. Sementara landing pukul 15.00 WIB.
“Sempat delay menjadi take off jam 14.14 landing jam 15.50 Wib,” ujar dia.
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ18 Jakarta-Pontianak Hilang Kontak. Belum diketahui kondisi pesawat tersebut.
“Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak,” kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Theodora Erika, Sabtu (9/1/2021).
Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini. Mereka segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya.
Sementara itu dari live report TV One tempat jatuhnya pesawat diperkirakan di Kepulauan Seribu. Menurut Kapten Eko dari KN Trisula 111 yang akan melakukan evakuasi, diperjalanan menuju titik kordinat yang diduga tempat jatuhnya pesawat ia dengan timnya yang berjumlah 24 orang menemukan serpihan-serpihan daging manusia dan tumpahan avtur.
“Berdasarkan informasi dari beberapa nelayan, mereka melihat ada benda jatuh yang disertai dengan bunyi ledakan. Namun karena kondisi saat itu sedang hujan deras dikira bunyi ledakan itu suara petir,” ujar Kapten Eko.
Hingga saat ini Basarnas, Kemenhub dan KNKT beserta semua instansi melakukan koordinasi terkait penyebab jatuhnya pesawat dan upaya melakukan evakuasi. @mpa