Pesta Miras di Tengah Pandemi Corona, 9 Anak Muda Diamankan Polsek Cihideung Kota Tasikmalaya

Editor Petugas dari Polsek Cihideung saat melakukan penggerebekan sembilan orang anak muda yang tengah pesta miras di sebuah rumah Kampung Cieunteung Sukarame, Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6)./visi.news/ema rohima,
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Jajaran Polsek Cihideung mengamankan 9 orang anak muda yang sedang menggelar pesta miras, Minggu (14/6) dini hari. Kesembilan anak muda itu 6 laki-laki dan 3 orang perempuan. Mereka langsung digiring ke Mapolsek Cihideung.

Razia digelar untuk mengurai kerumunan warga atau physical distancing, mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Tindakan petugas diawali ketika mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada sejumlah anak muda yang sedang berkerumun di sebuah rumah di Jalan Letkol Djaelani, Kampung Cieuteung Sukarame, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung bergerak dan melakulan penggerebekan. Benar saja, saat itu petugas mendapati sejumlah anak muda yang sedang pesta miras (minuman keras) jenis tuak dicampur obat batuk.

“Ada-ada saja yang dilakukan 9 anak muda ini. Saat di tengah musim Covid-19 dan dilarang untuk berkerumun. Mereka malah asyik pesta minuman keras,” kata Kapolsek Cihideung, Kompol. Setiyana, Minggu (14/6).

Dijelaskan, jajarannya melakukan penggerebekan pesta miras itu setelah mendapat laporan dari masyarakat bahwa lokasi itu sering dijadikan tempat pesta miras.

Petugas mendatangi rumah yang diketahui milik ATD (23). Ternyata memang benar, di lokasi itu pihaknya mendapati 9 anak muda yang terdiri dari 6 laki-laki dan 3 wanita, termasuk si pemilik rumah sedang pesta miras jenis tuak dicampur obat batuk.

Petugas pun menemukan barang bukti berupa 5 bungkus plastik minuman beralkohol jenis tuak yang sudah dikonsumsi. Sementara satu bungkus yang dikemas dalam plastik masih utuh.

“Memang rumah itu telah lama dicurigai masyarakat. Sehingga pihaknya langsung bergerak melakukan penggerebekan ketika mendapatkan laporan,” ucap Setiyana.

Dikatakan Setiyana, kesembilan anak muda tersebut sedang berkumpul di salah satu ruangan rumah sambil menenggak tuak. Mereka semua juga mengakui meminum-minuman tuak dicampur obat batuk Seledryl di tempat tersebut.

Baca Juga :  Kota Bandung Terima 45 Ribu Vaksin Covid-19, Nakes Jadi Prioritas Utama

Selanjutnya, jelas Setiyana, mereka beserta barang bukti diamankan di Polsek Cihideung. Yang kemudian digiring ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk diproses lebih lanjut.

Di lokasi pihaknya menemukan juga 4 jaket bertuliskan salah satu kelompok geng motor.

Kesembilan anak muda yang diamankan itu, yakni YFN (27) warga Argasari, Cihideung. RAB (28) warga Bantasari, Bungursari. MA (23) warga Empangsari, Tawang. ATD si pemilik rumah dan DI (24) warga Bantasari, Bungursari serta SP (21) warga Panglayungan, Cipedes.

Sementara itu 3 wanita yang turut ikut pesta miras diantaranya LK (22) warga Cilembang, Cihideung. STW (20) warga Argasari, Cihideung, dan NP (17) warga Argasari, Cihideung.

“Diharapkan kejadian ini tak diulangi para anak muda tersebut. Hasil yang kita capai dari penggerebekan ini adalah meminimalisasi gangguan kamtibmas, terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cihideung serta antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19,” tandasnya. @erm

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Cerita Bupati Cianjur Saat Pramono Edhie Dirawat di RS Cimacan

Ming Jun 14 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama 3 jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. “Kami mendapat kabar dari Dirut RSUD Cimacan, kalau adik Ibu Negara Ani Yudhoyono itu, menjalani perawatan […]