VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Penyelengaraan Multi Event Olahraga Antar Guru (MEONG) ke-II Tahun 2025 dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, di antaranya Mini Soccer, Badminton Ganda Campuran, dan Badminton Ganda Putra. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung dan berlangsung pada (19-21/12/2025).
Pada cabang Mini Soccer, pertandingan final mempertemukan Disdik FC Soreang melawan Cicalengka Teacher. Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1–1. Pemenang kemudian ditentukan melalui adu penalti yang dimenangkan oleh Disdik FC Soreang. Dengan hasil tersebut, Disdik FC Soreang meraih juara pertama, sementara Cicalengka Teacher menempati posisi juara kedua.
Sementara itu, cabang Badminton Ganda Campuran juga telah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan. Pasangan Entan Rustandi / Triya Nur Sa’adiyah dari KKG PJOK Cimaung keluar sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih pasangan Riko / Shofi dari Cileunyi, sedangkan juara ketiga bersama diraih oleh pasangan dari Cangkuang dan KKG Baleendah. Pada cabang Badminton Ganda Putra, pasangan Riko / Ami dari PGRI Cileunyi meraih juara pertama, disusul pasangan Eka Rizky / Rifky dari KKG PJOK Ciparay sebagai juara kedua. Adapun juara ketiga bersama diraih oleh beberapa pasangan dari KKG Baleendah, SMKN 2 Baleendah, serta KKG PJOK/PGRI Dayeuhkolot. Berdasarkan hasil akumulasi perolehan prestasi, PGRI Cileunyi ditetapkan sebagai juara umum MEONG II Kabupaten Bandung Tahun 2025.
Mewakili Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Purnama Alam, menyampaikan bahwa KNPI Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan MEONG sebagai kegiatan yang bersifat konstruktif antar guru.
“KNPI Kabupaten Bandung mendukung kegiatan yang memberikan dampak positif dan membangun, termasuk kegiatan olahraga antar guru seperti MEONG,” ujar Purnama Alam.
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MEONG II Kabupaten Bandung Tahun 2025 berlangsung dengan tertib dan menjunjung sportivitas. Kegiatan resmi ditutup setelah seluruh pertandingan selesai dan penghargaan diserahkan kepada para juara di masing-masing cabang olahraga.












