Pimpinan Pusat MTA Solo Ustaz Ahmad Sukina Tutup Usia

Editor Mobil ambulans pengangkut jenazah Pimpinan Pusat MTA, Ustaz Ahmad Sukina, dan jemaah MTA melakukan salat jenazah di tepi jalan./visi.news/istimewa.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pimpinan Pusat Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Solo, Ustaz Ahmad Sukina, pada Kamis (25/2/2021) sekira pukul 03.47 dini hari tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi, Solo, setelah sempat dirawat sejak Rabu (24/2/2021) siang.

Yayasan MTA dalam rilis yang dikirim ke VISI.NEWS, menjelaskan, Ahmad Sukina yang sampai akhir hayatnya memegang jabatan sebagai Pimpinan Pusat Yayasan MTA meninggal pada usia 73 tahun karena sakit.

Tanpa menyebutkan sakit yang diderita pimpinan pusat MTA yang anggotanya tersebar di berbagai daerah se Indonesia itu, menurut pimpinan pusat MTA, Prof. Drs. Mugijatna, semula jenazah almarhum Ahmad Sukina akan dimakamkan ke pemakaman muslim di Kaliboto, Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, berangkat dari gedung pusat MTA di Jl. Ronggowarsito depan Istana Mangkunegaran, pada tengah hari pukul 12.00.

Namun, rencana tersebut mendadak berubah. Jenazah pimpinan pusat MTA yang dibawa ke kantor pusat MTA menggunakan ambulans RSUD Dr. Moewardi, sesampai di depan gedung tidak diturunkan dari ambulans.

Akibatnya, para pelayat dari berbagai penjuru yang telah menunggu dan siap melakukan salat jenazah, terpaksa menggelar salat di tepi jalan di sekitar mobil ambulans pengangkut jenazah.

Mobil pengangkut jenazah yang tiba di depan kantor pusat MTA sekira pukul 09.30, hanya singgah sekitar 15 menit langsung diberangkatkan ke pemakaman di daerah Karanganyar.

Sejak keberangkatan jenazah dari RSUD Dr. Moewardi, saat singgah di gedung MTA sampai di pemakaman muslim Kaliboto, Mojogedang, diberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk pelaksanaan salat jenazah di lokasi pemakaman juga dilakukan dengan pembatasan dan protokol kesehatan sangat ketat.

Salah seorang putra almarhum Ahmad Sukina, Habibibullah menjelaskan, pimpinan MTA yang meninggalkan seorang istri, Rahayu Utami Sari, dengan 8 anak dan 19 cucu itu dirawat di RSUD Dr. Moewardi, sejak Rabu (24/2/2021) siang.

Baca Juga :  Hasil dan Klasemen BRI Liga 1 2021/'22: Persib Bandung Tak Beruntung, Kalah Perdana dari Persija, Persebaya Berjaya Kalahkan Madura

“Kemarin Ustaz tiba-tiba tidak sadarkan diri. Menurut tim dokter rumah sakit Dr. Moewardi ada gejala stoke. Tapi selama ini beliau belum pernah ada gejala sakit dan tampak sehat-sehat saja,” katanya.

Bahkan, sambung Habib, Ustaz Ahmad Sukina yang dalam perawatan pada Rabu pagi masih sempat bercengkerama dengan keluarga. Beberapa hari sebelumnya, pimpinan pusat MTA itu juga masih sempat mengisi pengajian secara daring.

“Jadi pada Senin lalu Ustaz masih mengisi pengajian online. Kemudian Rabu pagi masih bisa bercengkerama dengan keluarga dan masih beraktivitas seperti biasa,” tutur Habib lagi. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Deni: Generasi Muda Muslim Harus Kuasi Iptek Berbasis Tauhid

Kam Feb 25 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Berbekal “nyantri” di Ponpes Maniis selama satu malam, Wakil Bupati Tasikmalaya pengganti antar waktu, Deni Ramdani Sagara, kembali menjambangi ponpes lainnya. Adalah Pesantren Cintawana di Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dikunjunginya. Seperti biasanya rutinitas berjemaah salat subuh diikutinya pada Kamis pagi (25/2/2021). “Alhamdulillah […]