PKB Rekrut Generasi Millenial, Jawab Tantangan Era Digital

Editor Pengurus PKB usai Musancab. Foto: ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Untuk menjawab tantangan zaman pada era digital, DPC PKB Kabupaten Bandung melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) mengedepankan generasi millenial yang berpengetahuan dan berwawasan luas.

Dari aspek usia juga, menurut salah seorang Pengurus DPD PKB Jawa Barat, H. Asep Syamsudin, untuk Ketua PAC maksimal 35 tahun.  Sementara Sekretaris dan Wakilnya berusia 30 tahun. Dengan demikian, lanjut dia, perkembangan PKB nanti bisa lebih signifikan dalam mengarungi perkembangan zaman.

Menurut Asep , saat ini untuk pencalonan pimpinan anak cabang, bukan lagi melalui penunjukkan dari atas. Melainkan berdasarkan rekomendasi dari bawah atau staf.

“Selanjutnya kami melantik mereka setelah ada kesepakatan antarpihak,” katanya usai Musancab di Darul Ma’arif Margaasih, Rabu (10/6/2020).

Dengan demikian, Asep berharap akan muncul regulasi berbagai konsep atau skema laju peningkatan ekonomi melalui program-program yang berorientasi untuk kepentingan orang banyak atau masyarakat.

Menurut Asep pula,, saat ini pengelolaan ekonomi dikuasai kelompok kapitalisme. Itu, katanya jelas akan membuahkan berbagai kerugian masyarakat ekonomi lemah. Apalagi saat ini tengah ada pandemi covid-19, setelah muncul kerawanan ekonomi bisa saja nanti mengarah kepada kerawanan sosial.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, PKB akan membuat program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Program itu, lanjutnya, sudah dikemas dan akan segera diimplementasikan sebagai upaya mendorong perekonomian masyarakat miskin sebagai prioritas.

Sementara pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung, H. Uya Mulyana, beeharap, pembentukan pengurus DPAC ini bisa memberikan motivasi keterlibatan generasi muda melalui peningkatan kepercayaan kepada PKB. Terutama kepada kaum perempuan.

Alasan Uya, saat ini di Kabupaten Bandung, jumlah perempuannya lebih banyak dari pada lelaki. Jadi masalah pekerjaan di suatu perusahaan lebih dominan perempuan. Namun tidak sedikit juga perempuan yang menganggur akibat kerawanan ekonomi saat ini.

Baca Juga :  Fan Sebut "Bajingan" Usai Barcelona Dibantai Bayern Munchen

Salah satu upaya yang akan dilakukan PKB untuk mengatasi masalah itu, dengan memenuhi kebutuhannya untuk bisa beraktivitas. Bisa secara langsung memberikan sarana atau melalui beragam pelatihan kerja.

Uya juga berharap, dari perencanaan program kerja dan pemberian bantuan itu bisa lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada PKB. Itu, ia akui  memerlukan proses persuasif di dalam pelaksanaannya.

“Kami optimis PKB bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bisa menjadi baik untuk kepentingan masyarakat melalui program yang akan diselenggarakan nanti,” ujarnya.

ia menambahkan, program-program itu tidak akan diselenggarakan di Kabupaten Bandung saja. Jangkauan PKB akan menerapkannya untuk wilayahs Jawa Barat. @qia

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Usai Lakukan Rapid Test, Gedung DPRD Banjar Disemprot Disinfektan

Rab Jun 10 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Usai melakukan rapid test yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar langsung melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di gedung yang berlokasi di Jln. Perintis Kemerdekaan tersebut, Rabu, (10/6). Hal itu dilakukan sebagai upaya BPBD kota Banjar mensterilisasi gedung […]