PMI Jateng Bantu 20 Ton Oksigen untuk 8 Rumah Sakit

Editor Penyaluran bantuan oksigen dari PMI Provinsi Jawa Tengah kepada 8 rumah sakit untuk mengatasi kelangkaan dalam pelayanan pasien Covid-19./visi.news/istimewa.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mendistribusikan bantuan 20 ton oksigen untuk mendukung upaya mengatasi kelangkaan oksigen akibat membeludaknya pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit.

Sebanyak 8 rumah sakit di berbagai daerah, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo mendapat alokasi 3 ton, Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta (3 ton), RSUD Kota Surakarta (2 ton), RSJD Dr. RM. Soedjarwadi (2 ton), RSJD. Dr. Amino Gondhoutomo (2 ton), RSUD Wongsonegoro (3 ton), RSUD Tugurejo (3 ton) dan RSN Diponegoro Semarang (2 ton).

Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana menjelaskan kepada awak media, Sabtu (24/7/2021), kebutuhan oksigen yang merupakan komponen penting untuk menunjang perawatan dan penyembuhan pasien di rumah sakit saat ini sangat tinggi.

“Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PMI Jateng membantu penyediaan oksigen untuk 8 rumah sakit. Bantuan ini sebagai wujud kontribusi PMI dalam percepatan pemulihan dari pandemi Covid-19,” kata Sarwa di sela penyerahan oksigen secara simbolis di RSUD dr. Moewardi Solo.

Rumah sakit yang mendapatkan yakni
Direktur RSUD dr. Moewardi Solo, Dr. dr. Cahyono Hadi, Sp.OG, menyampaikan terima kasih kepada PMI yang mendukung ketersediaan oksigen.

“Kami sangat berterima kasih kepada PMI atas dukungan penyediaan oksigen. Sebelumnya kami sempat kewalahan melayani pasien yang dirujuk ke sini karena kelangkaan oksigen,” tutur Dr. Cahyono.

Sementara itu, Kepala Seksi Penunjang non-medik RSUD Tugurejo Semarang, drg. Ratna Prima Dewi, M.Kes, mengungkapkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi kelangkaan pasokan oksigen untuk rumah sakit maupun untuk  masyarakat umum.

Baca Juga :  Startup 'Dagangan' Bantu Ibu Rumah Tangga di Desa, Sukses Raup Omzet Puluhan Juta

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PMI. Bantuan oksigen ini bisa mendukung pelayanan penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit,” ujarnya saat mendampingi pengisian tabung liquid.

Selain masalah kelangkaan oksigen, dalam menangani pasien Covid – 19, menurut Ketua PMI Jawa Tengah,
kebutuhan plasma konvalesen juga masih tinggi.

“Kebutuhan darah plasma konvalesen saat ini juga menjadi salah satu prioritas PMI untuk pelayanan kepada masyarakat. Saat ini layanan donor plasma darah konvalesen di Jawa Tengah bisa dilakukan di tiga unit donor darah (UDD) PMI, yakni PMI Kota Solo, Kota Semarang dan Banyumas,” jelasnya.

PMI Jateng, sambung Sarwa, juga bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mengkampanyekan Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Lakon) yang diiniasi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah.

“Kami menghimbau para penyintas bisa aktif berkontribusi melakukan donor plasma untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini memerlukan transfusi darah,” harap Sarwa.

Mengutip data plasma darah konvalesen di Jateng, Sarwa menyebutkan, posisi pada 23 Juli 2021 permintaan di UDD Banyumas sebanyak 2.030 dan dapat terpenuhi 1.736. Permintaan di UDD Kota Solo sebanyak 6.973, dapat terpenuhi 5.042. Sedangkan di UDD Kota Semarang permintaan yang dapat terpenuhi sebanyak 3.193.

“Saat ini masih ratusan antrean permintaan plasma yang belum terpenuhi. PMI mengajak para penyintas, membantu para pasien Covid – 19 agar kembali sembuh dan sehat,” ajaknya. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ringkasan Peraih Medali Olimpiade Tokyo untuk Sabtu 24 Juli

Ming Jul 25 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sabtu kemarin yang menjadi hari pertama Olimpiade Tokyo atau sehari setelah upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 sebelas nomor dari tujuh cabang olahraga sudah menyelesaikan fase medali. China merebut tiga dari sebelas medali emas yang diperebutkan, sedangkan delapan lainnya dibagi rata kepada delapan negara, termasuk Jepang dan Thailand. […]