PMI Sebut Masih Banyak Warga Tidak Benar Gunakan Masker

PMI sebut masih banyak warga tidak benar menggunakan masker./antara.
Jangan Lupa Bagikan

– Fungsi masker untuk meminimalkan terjadinya penularan virus ini melalui droplet.

VISI.NEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) menyebutkan bahwa masih banyak warga yang tidak benar menggunakan masker sehingga fungsinya tidak optimal khususnya untuk mencegah penularan Covid-19.

“Fungsi masker untuk meminimalkan terjadinya penularan virus ini melalui droplet, tapi jika tidak benar dalam penggunaannya maka potensi terjadinya penularan tetap tinggi,” kata Pengurus PMI Pusat Bidang Kesehatan dan Sosial Heru Aryadi melalui sambungan webinar online, Sabtu (12/9) lalu.

Menurut Heru, PMI secara gencar memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana menggunakan masker yang benar untuk meminimalkan tertularnya Covid-19.

“Jangan sampai warga asal-asalan menggunakan masker apalagi sebatas untuk menghindari razia yang dilakukan petugas,” katanya.

Adapun beberapa langkah menggunakannya pertama sebelum memakai masker harus cuci tangan dengan sabun yang benar, kemudian pegang tali dan menarik masker dengan menggunakan ujung jari hingga masker tersebut menutup hidung, mulut dan dagu dengan sempurna.

Kemduian, tekan tepi masker yang kaku sesuai lekukan hidung seperti yang ada pada masker medis, selanjutnya jangan sekali-kali menurunkan masker ke dagu karena bisa berpotensi terinfeksi oleh virus, bakteri maupun kuman yang menempel pada bagian depan masker itu.

Terakhir cara melepasnya adalah dengan memegang tali dan langsung lepaskan dan jangan menyentuh bagian depan masker, setelah itu cuci dengan sabun atau membilas tangan dengan hand sanitizer.

Lanjut dia, untuk masker medis hanya bisa digunakan sekali pakai. Jika sudah dilepas, maka segera buang atau musnahkan. Sementara untuk masker kain penggunaannya hanya empat jam, kemudian cuci dengan sabun hingga bersih.

Selama ini, warga yang memakai masker kain menggunakannya dalam durasi waktu yang lama, bahkan ada juga yang hingga berhari-hari atau menunggu kumel baru dicuci. Padahal untuk memaksimalkan fungsi masker tersebut harus tetap menjaga kebersihan.

“Menggunakan masker harus sempurna karena fungsinya untuk melindungi kita dari penularan Covid-19, jika penggunaan dengan cara yang benar risiko penularannya pun akan semakin rendah,” tambahnya.

Di sisi lain, Heru mengatakan penularan Covid-19 ternyata saat banyak terjadi di ruang tertutup melalui aerosol, seperti di rumah makan atau tempat tertutup lainnya banyak warga yang tidak sadar melepas maskernya dan berpikiran bahwa lawan bicara maupun orang di sekitarnya terbebas dari Covid-19.

Padahal, orang tersebut terkonfirmasi positif dan akhirnya tertular. Harus diketahui, sekitar 80 persen pasien positif Covid-19 ternyata tanpa gejala dan ini yang harus diwaspadai karena bisa saja orang di sekitar ada yang positif, tapi tidak menyadarinya.

Kuncinya warga harus menerapkan protokol kesehatan secara dengan benar mulai cari cara menggunakan maskernya, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pun harus benar. Terakhir, jangan menganggap enteng virus ini karena sudah ditemukan kasus orang tanpa gejala dan menganggap dirinya sehat tiba-tiba meninggal karena Happy Hypoxia.

Sebab, Covid-19 juga mengganggu oksigen dalam darah yang akhirnya mengalami penurunan oksigen secara perlahan hingga di bawah 80 persen dan pengidapnya bisa meninggal tiba-tiba. @fen 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Semestinya Satuan Gugus Tugas Turun ke Lokasi

Rab Sep 16 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Menerapkan protokol kesehatan kepada warga semestinya tidak terlalu mengandalkan instruksi pimpinan yang diimplementasikan melalui beragam kegiatan. Sementara Satuan Tugas Covid-19, dikatakan anggota DPRD dari Fraksi NasDem, Tri Bambang Pamungkas, hanya memberikan instruksi saja tanpa turun ke lokasi. Jelas hal itu, menurutnya, tidak akan membuahkan hasil yang […]