VISI.NEWS | BANDUNG – Menjelang berakhirnya libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Polda Jawa Barat masih menyiagakan sekitar 15 ribu personel guna mengamankan arus lalu lintas, khususnya di jalur wisata dan arus balik menuju wilayah Jabodetabek.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan arus kendaraan yang mengarah ke Jabodetabek mulai menunjukkan tanda-tanda terurai sejak akhir pekan ini.
“Kami perkirakan arus balik ini tidak terjadi, karena mulai hari ini Jumat, Sabtu dan Minggu terurai,” kata Hendra dikutip dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Meski demikian, ia menyebut potensi puncak arus balik masih mungkin terjadi pada hari ini dan Minggu. Namun, peningkatannya diperkirakan tidak terlalu signifikan.
“Puncak tidak terlalu signifikan, tapi perkiraan Jumat dan Minggu,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polda Jabar telah menyiapkan cara bertindak (CB) berupa rekayasa lalu lintas, baik di ruas tol maupun jalur arteri.
“CB, kita melihat mana kala ada volume meningkat pertama contra flow. Kita berikan satu atau dua lajur, ketika betul-betul sangat banyak akan one way, tapi sampai saat ini one way belum dilakukan (di tol),” ujarnya.
“One way baru diberlakukan di tempat wisata, turun dari tempat wisata ke kota kita lakukan one way dengan waktu 20-30 menit,” tambahnya.
Wisatawan Masih Bertahan di Bandung
Hendra mengungkapkan hingga Kamis (1/1/2026), jumlah wisatawan yang berlibur di Kota Bandung dan sekitarnya masih cukup tinggi. Kondisi itu terlihat dari tingkat hunian hotel yang masih berada di atas 60 persen.
“Pengunjung dari luar kota masih ada di Bandung, okupansi hotel masih di atas 60 persen. Diperkirakan sampai Sabtu dan Minggu,” tuturnya.
Arus lalu lintas di pusat kota hingga menuju kawasan wisata juga masih ramai, terutama jalur menuju Ciwidey yang hingga kini tetap menjadi destinasi favorit.
“Ciwidey masih diminati, sehingga beberapa hari ini ada jam tertentu kita lakukan one way. Kita cukup efektif, lakukan one way 20-30 menit. Masyarakat jangan resah kalau ada one way, karena kita lihat situasi,” terangnya.
Hendra memastikan Polri tetap hadir untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat hingga akhir masa libur. Meski Operasi Nataru berakhir pada 2 Januari, pengamanan akan diperpanjang hingga Senin mendatang.
“Jumlah personil masih sama, operasi berakhir tanggal 2 ini. Tapi pengamanan ditingkatkan sampai Hari Senin. Personil 15 ribu, 2 ribu Polda dan 13 ribu Polres jajaran,” pungkasnya. @desi









