Polda Jateng Pastikan Perketat Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

Editor :
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi memastikan perketat pengawasan penerapan protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19 saat libur panjang, Rabu 28 Oktober hingga Minggu, 1 November 2020./visi.news/ist

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Polda Jawa Tengah (Jateng) memastikan perketat pengawasan penerapan protokol kesehatan terkait pencegahan virus corona atau Covid-19 saat libur panjang mulai Rabu, 28 Oktober hingga Minggu, 1 November 2020.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa kebijakan itu sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis dalam mencegah penyebaran virus corona di saat musim liburan.

“Agar tetap sehat dan aman, pilihan terbaik masyarakat di rumah saja, stay at home, dan selalu menggunakan masker dimana saja,” kata Ahmad, Minggu (25/10/2020).

Dalam hal ini, Polri menggandeng TNI dan seluruh lapisan elemen masyarakat lainnya dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Adapun, lokasi patroli akan dilaksanakan di beberapa tempat yang berpotensi muncul kerumunan massa, misalnya, tempat wisata, pasar, rest area, bandara, stasiun, dan terminal.

Selain itu, Polda Jateng juga akan menggelar Operasi Zebra yang dilaksanakan selama 14 hari mulai Senin, 26 Oktober hingga Minggu, 8 November 2020, untuk menjamin keselamatan berlalu lintas masyarakat.

“Dalam operasi ini Polri akan menindak pelanggaran yang dapat mengakibatkan laka lantas. Seperti pelanggaran stop line, tidak menggunakan helm, melawan arus dan menerobos lampu merah,” ujarnya.

Namun operasi Zebra ini lebih banyak mengedepankan pola preventif dengan memperbanyak sosialisasi, edukasi terutama terkait protokol kesehatan. Untuk menjamin kenyamanan berkendara di saat cuti dan liburan.

Polda Jateng mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan pada saat libur panjang. Selalu pakai masker dimana saja, jaga jarak selalu cuci tangan, dengan sabun.@anto

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemaksaan Pilkada Saat Pandemi, Upaya Orang-orang Kuat Pupuk Kekayaan

Sen Okt 26 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Peneliti ICW Egi Primayogha berharap Pilkada Serentak 2020 ditunda. Sikap ini diambil dengan beberapa pertimbangan seperti kondisi pandemi dan kemungkinan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada. “Masih banyak pihak yang berharap agar Pilkada di tengah pandemi ditunda, termasuk di antaranya kami dari ICW. Kami sendiri dari ICW sebetulnya […]