VISI.NEWS | BOGOR – Kepolisian menutup total Jalur Puncak dari dua arah selama malam pergantian Tahun Baru 2026 guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan menjaga kelancaran serta keamanan lalu lintas di kawasan wisata tersebut.
Penutupan dilakukan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas seiring meningkatnya potensi kunjungan wisatawan dan pelaksanaan kegiatan Car Free Night (CFN) di kawasan Puncak, Bogor. Petugas akan melakukan penyekatan dan memutar balik kendaraan sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Berdasarkan keterangan dari kepolisian, penyekatan arus kendaraan menuju Puncak dari arah Cianjur diberlakukan sejak pukul 18.00 di Pos TMC bundaran Tugu Lampu Gentur.
Sementara itu, penutupan total dilakukan di Simpang Mamipokobo, Ciloto, Puncak, Cianjur, mulai pukul 21.00.
Sementara dari arah Bogor, penutupan dilakukan secara bertahap.
Kendaraan dari arah Tol Jagorawi menuju Puncak ditutup mulai pukul 19.00, disusul penutupan dari jalur arteri Ciawi menuju Puncak pada pukul 21.00.
Selanjutnya, pada pukul 22.00, Jalur Puncak disekat bagi sepeda motor hingga pukul 00.30. Arus lalu lintas kembali dinormalisasi pada pukul 06.00.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra Mustika mengatakan, masyarakat yang berniat menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan Puncak agar memperhatikan waktu keberangkatan.
Ia menambahkan, jajarannya telah mensosialisasikan rencana rekayasa lalu lintas tersebut melalui berbagai media informasi, termasuk jadwal serta jam buka dan tutup jalur.
“Di wilayah Cianjur, penyekatan diberlakukan sejak pukul 18.00, dan penutupan jalur mulai pukul 21.00,” ujar Cakra dikutip dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan Puncak diprediksi menjadi salah satu pusat keramaian saat pergantian tahun.
Petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik kerawanan untuk mengamankan perayaan tahun baru.
Cakra mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mematuhi arahan petugas di lapangan.
Selain itu juga tidak melakukan kegiatan yang dilarang, seperti menyalakan petasan dan kembang api, arak-arakan atau konvoi kendaraan bermotor, dan aktivitas lain yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban.
“Perhatikan juga kondisi cuaca yang masih ekstrem, dengan hujan lebat dan kabut tebal. Pengguna jalan kami diimbau berhati-hati saat berkendara,” katanya. @desi












