Polisi Diminta Usut Keberadaan Puluhan Drum BBM Terbakar di Cianjur

Editor Polisi diminta usut keberadaan puluhan drum BBM terbakar di Cianjur./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Cianjur, Jawa Barat, meminta pihak kepolisian mengusut tuntas terkait keberadaan puluhan drum Bahan Bakar Migas (BBM) yang tersimpan di dalam gudang yang terbakar di Jalan Raya Cibeber-Cianjur pada Kamis (4/2/2021).

Ketua Hiswana Migas Cianjur, Aris Mulkan saat dihubungi Jumat (5/2/2021), mengatakan pihaknya masih mencari informasi terkait pemilik gudang yang menyimpan puluhan ribu liter BBM yang diduga jenis premium dan pertalite itu karena BBM yang diduga ilegal tersebut tidak seharusnya berada di dalam sebuah gudang.

“Kami serahkan ke pihak berwajib untuk mengusut tuntas keberadaan puluhan drum BBM yang ada di dalam gudang yang terbakar. Cukup janggal ada puluhan ribu liter BBM di dalam gudang yang tidak jelas pemiliknya,” kata Aris seperti dilansir antara.

Sehingga pihaknya berharap kasus tersebut, dapat dituntaskan agar jelas peruntukan BBM yang tersimpan di dalam gudang tersebut untuk apa dan ke mana.

“Kami juga akan mencari tahu siapa pemiliknya dan dari mana mereka mendapatkan pasokan BBM tersebut,” katanya.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, mengatakan pihaknya telah memerintahkan anggota dan jajaran polsek untuk melakukan penyelidikan terkait terbakarnya gudang berisi puluhan drum BBM di Kecamatan Cibeber, termasuk meminta surat izin yang dikantongi pemilik.

“Kami sudah perintahkan Satreskrim dan Polsek Cibeber, untuk melakukan penyelidikan terkait puluhan drum BBM yang diduga jenis pertalite dalam jumlah banyak di dalam gudang, termasuk apakah berizin atau tidak mereka menampung BBM sebanyak itu,” katanya.

Polisi akan berkordinasi dengan pihak terkait guna mengungkap keberadaan BBM tersebut, jika ditemukan pelanggaran dan tidak mengantongi izin, pihaknya akan memproses kasus tersebut hingga tuntas.

Baca Juga :  Cegah Cluster Baru Covid-19 Jelang Nataru, Polisi Minta Warga Diam di Rumah

“Kita akan usut sampai tuntas, kalau terjadi pelanggaran tentunya proses kita lanjutkan,” katanya.

Sebelumnya polisi masih menyelidiki terbakarnya gudang penyimpanan Bahan Bakar Migas (BBM) di Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Cianjur, yang merembet ke gudang lainnya yang terletak bersebelahan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Cibeber, Kompol Bambang Kristiono di Cianjur, mengatakan api terlihat pertama kali di gudang penyimpanan BBM dan dengan cepat menjalar ke gudang lainnya yang terletak bersebelahan, bahkan beberapa kali ledakan sempat terdengar warga sekitar yang diduga berasal dari drum BBM.

Pandi (40) saksi mata pemilik gudang yang bersebelahan dengan gudang penyimpanan BBM tersebut, mengatakan sempat melihat ada percikan api keluar dari dalam gudang sebelum api berkobar, bahkan beberapa kali ledakan terdengar dari dalam gudang berisi puluhan drum BBM jenis premium. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

UNS Gelar Lomba Pencak Silat dan Taekwondo International Virtual di Dies Natalis ke-45

Jum Feb 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang pada dies natalis ke-44 tahun 2020 lalu sukses menggelar lomba lari virtual, dalam peringatan Dies Natalis ke-45 tahun 2021 ini mengembangkan dengan lomba olahraga secara virtual tingkat internasional untuk cabang pencak silat dan cabang tae kwon do. Sedangkan di cabang olahraga […]