Polisi Masih Dalami Kasus Pemerkosaan Anak oleh Ayah Tiri

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman./visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

– AKP Yusuf, perlu mendalami leterangan saksi dan hasil visum

VISI.NEWS – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Kota Tasikmalaya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencabulan anak dibawah umur oleh ayah tirinya.

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman pada wartawan, Sabtu (27/6) membenarkan dan menerima laporan terkait dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan oleh ayah kepada anak tirinya. Korbannya berinisial K (15) warga Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Menurutnya, dari proses penyelidikan itu pihaknya masih memintai keterangan saksi-saksi, satu di antaranya saksi korban. Bahkan pihaknya juga akan membawa korban ke rumah sakit guna melakukan visum.

“Sementara kami masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi korban. Jadi masih perlu mendalami dulu keterangan saksi-saksi, serta menunggu hasil visum,” kata Yusuf.

Seperti diketahui, korban K (15) dengan diantar ibunya Nurlaela (40) dengan menangis mendatangi Polres Kota Tasikmalaya, Jumat (26/6) kemarin. Kedatangannya untuk melaporkan aksi bejat ayah tirinya.

Menurut ibu korban, Nurlaela (40) sejak seminggu yang lalu melihat gelagat anaknya menjadi berbeda. Tidak seperti biasanya, anak itu sering murung dan ketika bertemu dengan suami atau ayah tirinya sering menghindar.

Gelagat anak saya, tambahnya jadi berubah dan berbeda tak seperti biasanya. Jika ada bapak tirinya sering menghindar serta pergi ke rumah temannya. Hingga jika diperintah selalu membangkang dan menolak.

“Anak saya mengaku telah diperlakukan tidak senonoh oleh bapak tirinya. Dan telah diperkosa setelah seminggu saya menikah,” tutur Nur seraya terisak menangis.

Dari pengakuan itu, dirinya seolah disambar petir di siang bolong. Apalagi pemerkosaan itu pertama kali dilakukan setelah seminggu baru menikah. Dan saat dirinya sedang tidak berada di rumah untuk bekerja.

“Saya merasa sakit hati, masa depan anak saya masih panjang tapi sudah dirusak. Pelaku harus dihukum setimpal,” ungkapnya.@ akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mencari Ikan, Warga Cikalong Tasikmalaya Hilang Terseret Arus Sungai Ciulan

Sab Jun 27 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Wahidin (65) warga Kampung Bojongnangka, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dilaporkan hilang dan tenggelam setelah terseret arus Sungai Ciulan, Sabtu (27/6). Hingga saat ini pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Saat kejadian, korban hendak mencari ikan bersama dua rekannya di Sungai Ciulan, Parung […]