Politikus PDIP Ini Sebut Teror Diskusi Pemecatan Presiden di UGM bagian Trik Marketing

Gerbang Kampus UGM/liputan6.com
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Anggota DPR Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno menilai, tidak ada ancaman pada peserta maupun panitia diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) soal pemecatan Presiden. Dia justru melihat ancaman tersebut sebagai trik pemasaran yang dibuat.

“Sejauh yang kami ikuti dan pahami, tak ada teror atau ancaman. UUD menjamin kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pikiran atau pasal 28. Yang sering terjadi, mereka menggunakan trik diancam atau diteror sebagai alat promosi agar acara menjadi menarik dan diperhatikan. Trik marketing,” kata Hendrawan lewat pesannya, Senin (1/6), seperti dilasir Liputan6.com.

Hendrawan menambahkan, perizinan terkait acara juga dipenuhi dan tidak ada masalah. Dia kemudian bilang, tak jarang internal panitia juga saling berebut panggung untuk berebut popularitas melalui pilihan topik seminar atau diskusi.

“Yang meneror juga terkadang teman mereka sendiri. Ada semacam pembagian tugas, ada yang memainkan peran sebagai intel, peneror, penelpon gelap, dan sebagainya. Bila diskusi dilakukan secara ilmiah di kampus, pihak kampus akan menjamin pelaksanaannya,” tuturnya.

Upaya Giring Opini

Hendrawan meragukan pengakuan terkait adanya ancaman tersebut. Dia bilang, masyarakat jangan mudah percaya dengan trik lama.

“Ini Era Reformasi. Era demokrasi. Jangan sampai kita tenggelam dalam trik-trik lama yang sudah ketinggalan semangat zaman,” ucapnya.

Menurut dia, ancaman tersebut adalah strategi untuk kepentingan politik Pilpres 2024. Sehingga, citra buruk pada pemerintahan saat ini dibingkai dari sekarang.

“Ada upaya untuk menggiring persepsi bahwa pemerintahan saat ini menuju otoriterisme baru. Bagian strategi untuk degradasi citra politik dlm kontestasi 2024,” pungkasnya. @fen 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 1 Juni: 26.940 Positif, 7.637 Sembuh

Sen Jun 1 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 467 kasus sehingga total menjadi 26.940 kasus, per Senin (1/6). Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh 7.637 orang dan 1.641 orang lainnya meninggal dunia. “Hari ini terkonfirmasi positif 467 kasus sehingga total 26.940 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto […]