Politisi Golkar Jabar Bicara Mahal Dan Langkanya Migor Di Pasaran

Editor Anggota DPRD Jabar, Cucu Sugyati. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Melangbungnya harga minyak goreng (Migor) membuat terjadinya kelangkaan di sebagian supermaket dan pasar tradisional, persoalan ini menjadi salah satu sorotan politisi Partai Golkar Jawa Barat (Jabar), Cucu Sugyati.

Untuk itu, ia meminta pemerintah melalui Menteri Perdagangan, M Luthfi agar program harga migor dipasaran khususnya di daerah Jabar, terjangkau oleh masyarakat dan ketersediaan dengan pasokan yang memadai.

“Sebagai legislator DPRD Jabar, saya rasa penting untuk kemudian menyuarakan aspirasi masyarakat di daerah dalam hal ini Jabar, karena isue migor ini sangat banyak dikeluhkan oleh masyarakat saat ini,” katanya.

Agar dapat terpantau dengan baik, lanjut Cucu, dirasa sangat penting untuk pemerintah menggencarkan pengawasan hingga melakukan operasi pasar, sehingga kebutuhan migor di pasaran termonitor dengan baik.

“Pemerintah harus melakukan upaya guna mencegah terjadinya penimbunan komoditas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, serta mengawasi rantai pasokan minyak goreng di sejumlah daerah,” ujarnya.

Selain itu, Cucu mengungkapkan, untuk mengawal kebijakan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) harus benar-benar dilakukan pengawasan sehingga kemudian tidak terjadi berbagai masalah di tengah masyarakat.

“Kaitan dengan HET migor, meski sudah diterapkan kebijakan tersebut, akan tetapi masih ditemukan adanya harga jual yang melebihi HET migor dipasaran, jadi pengawasan tetap harus maksimal,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, HET migor yang tertuang dalam Permendag tersebut yaitu kaitan dengan ketentuan harga jual migor curah Rp 11.500 per liter, migor kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan migor kemasan premium Rp 14.000 per liter.

“Selain mengawal pelaksanaan HET, Kemendag juga harus melaksanakan program domestic market obligation dan domestic price obligation dalam rangka menjaga stabilitas harga migor,” pungkasnya.@eko.

Baca Juga :  Sambangi Polresta Bandung, Kapolda Jabar Salurkan Beras 11 Ton

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkot Surabaya Fokus Garap Wisatawan Domestik

Rab Jan 5 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat sektor wisata sangat terpukul. Praktis tidak ada lagi turis asing atau wisatawan dari luar daerah gara-gara pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, pihaknya tengah menyusun skema untuk mendongkrak […]