Polres Sukoharjo Amankan Seorang Perempuan Terduga Pelaku Perobekan Alquran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Takmir Masjid "Al Huda" memberikan keterangan tentang kasus dugaan perobekan Alquran/visi.news/istimewa
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Kepolisian Resort (Polres) Sukoharjo, Jawa Tengah, kini tengah menangani kasus dugaan perobekan kitab suci Alquran, berdasarkan laporan Takmir Masjid “Al Huda”, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan terduga pelaku perobekan, seorang perempuan paruh baya berinisial ES (49), warga Desa Ngawen, Kabupaten Klaten.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, dalam penjelasannya kepada media di Mapolres, Rabu (7/10), mengatakan, kasus tersebut terjadi pada Senin (5/10) antara pukul 21.00 WIB – 23.00 WIB.

Pihak Takmir Masjid “Al-Huda” melapor ke Polsek pada keesokan harinya, seusai salat subuh, Selasa (6/10) sekira pukul 06.00 WIB.

“Terduga pelaku kita amankan selang beberapa waktu, setelah pihak takmir masjid melaporkan kejadian tersebut ke Polisi,” tutur AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Dalam penyidikan perkara itu, aparat Polres Sukoharjo sudah meminta keterangan 10 orang, termasuk menghadirkan Takmir Masjid “Al Huda”, meminta penjelasan tim medis RSUD “Soekarno” Sukoharjo, serta Keterangan keluarga terduga pelaku.

Berdasarkan keterangan 10 orang yang mengarah pada terduga ES, pihak Polres Sukoharjo yang melakukan penyelidikan dan kini melakukan penahanan terhadap ES dengan status tersangka.

“Tersangka ES kita amankan di Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Hari ini tersangka ES kita bawa ke Mapolres Sukoharjo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Mengutip laporan Takmir Masjid Al Huda”, Suyono, Kapolres Sukoharjo, mengungkapkan, laporan bermula saat jemaah masjid akan salat subuh pada Selasa pagi. Para jemaah terkejut, ketika menyaksikan robekan kertas dari lembaran kitab suci Alquran yang berserakan di lantai masjid.

“Saat itu, kami mendapati robekan Alquran di tempat imam. Robekan kertas di lantai itu tidak kami sentuh, sampai petugas kepolisian datang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) seusai salat subuh,” kata Suyono, yang ikut jumpa pers.

Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapat informasi tentang tersangka ES yang sudah lama mengalami gangguan jiwa. Untuk mendapatkan kepastian tentang informasi itu, pihak Polres Sukoharjo membawa tersangka ke RSUD “Soekarno” Sukoharjo yang kemudian merujuk ke RSJ Surakarta.

Dalam menangani kasus tersebut, polisi menyita beberapa barang bukti, di antaranya berupa lembaran robekan kertas Alquran, sebuah sabit, sebuah pisau dapur, dan sepasang sandal. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua Komisi C: RDTR Merupakan Pendampingan Akselerasi Pembangunan Pemerintah Pusat

Rab Okt 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Untuk melaksanakan dan membenahi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di wilayah Bojongsoang dan Tegalluar, dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Golkar, H. Yanto Setianto, itu anggarannya dari pusat sebagai program-program akselerasi pembangunan. Jika Pemkab Bandung tidak menyelesaikan RDTR segera, dikemukakannya, akan berdampak kerugian […]