Positif Covid-19 di Garut Tembus 150 Kasus

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR./ilustrasi/ap/gerald herbert
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mengonfirmasi penambahan 16 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (16/9). Secara akumulasi, sejak pandemi terjadi tercatat 151 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita mengatakan, menindaklanjuti hasil testing, tracing, dan tracking, pada hari ini ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 16 orang. Sebanyak delapan orang di antaranya berstatus di bawah umur.

“Total konfirmasi positif Covid-19 ada 151 orang,” kata dia melalui keterangan resmi, Rabu (16/9) seperti dilansir Republika.co.id.

Ia menyebutkan, 16 kasus baru itu di antaranya perempuan berusia 30 tahun, laki-laki usia 2 tahun, dan laki-laki usia 5 tahun asal Kecamatan Selaawi. Sementara terdapat lima orang asal Kecamatan Garutkota, yaitu masing-masing perempuan usia 40 tahun, perempuan usia 10 tahun, laki-laki usia 13 tahun, laki-laki usia 14 tahun, laki-laki usia 16 tahun.

Penambahan lainnya terdapat di Kecamatan Cibatu, yaitu laki-laki usia 49 tahun, laki-laki usia 59 tahun, laki-laki usia 24 tahun, laki-laki usia 15 tahun, dan laki-laki usia 15 tahun. Sedangkan di Kecamatan Tarogongkidul terdapat tiga kasus baru, yaitu perempuan usia 56 tahun, laki-laki usia 58 tahun, dan laki-laki usia 35 tahun.

Yeni menambahkan, pada hari ini juga dilaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak satu orang. Pasien itu adalah laki-laki berusia 55 tahun asal Kecamatan Kadungora.

Saat ini, dari total 151 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut, satu orang melakukan isolasi mandiri, 53 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 90 orang sembuh, dan tujuh orang meninggal dunia.

Yeni mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi Covid-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan. Menurut dia, keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting.

Menurut dia, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Garut terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan.

“Kita juga terus melakukan tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif,” kata dia. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HIDAYAH: Dari Willhelm ke Khalid, Cerita Mualaf Petarung MMA

Rab Sep 16 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Petarung seni bela diri campuran (MMA), Willhelm Ott, menjadi mualaf pada April 2020 lalu. Petarung asal Austria itu mengungkapkan, apa yang dialaminya usai memeluk Islam lewat akun Instagram pribadinya. Willhem mengatakan, sejak memutuskan memeluk Islam, sebagian keluarganya berpaling daripadanya. Meski demikian, Willhelm merasa memenangkan cobaan yang […]