VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung berencana memberikan dukungan dan partisipasi pada pelaksanaan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi Wilayah Kabupaten Bandung. Dukungannya itu dalam bentuk menampilkan hiburan seni dan budaya lokal bagi para pemudik di Posko Terpadu ‘Lembur Kaheman’ di kawasan Nagreg.
Bentuk dukungan dan partisipasi itu ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad, di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa (10/3/2026).
Sebelumnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono dan jajaran
Forkopimda Kabupaten Bandung lainnya melaksanakan rapat koordinasi (rakor) khusus kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi Wilayah Kabupaten Bandung di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (7/3/2026).
Rakor tersebut dihadiri pula jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung, para camat, Danramil, Kapolsek, jajaran TNI, Polri dan para pihak lainnya.
Pada pelaksanaan rakor itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung akan mendirikan atau membangun Pos Terpadu Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H dengan nama ‘Lembur Kaheman’ atau ‘Bale Kaheman’.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad berharap pada pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi ini berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
“Karena ini (pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi) lintas sektor, jadi akan ada kolaborasi atau dukungan dari berbagai elemen, termasuk dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung. Di Posko Mudik Lembur Kaheman nanti Dinas Kebudayaan hadir akan memberikan suguhan tarian, alunan musik kecapi suling dan sebagainya. Paling tidak bisa menghibur para pemudik yang beristirahat di Posko Mudik,” tutur Irvan Ahmad.
Kepala Dinas Kebudayaan mengatakan rencana itu sedang dikomunikasikan dengan Polresta Bandung melalui Kabag Ops.
“Tadi pagi saya sudah komunikasi dengan Kabag Ops Polresta Bandung. Posko Terpadu Lembur Kaheman itu sudah 90 persen terbangun. Insya Allah saya besok akan monitoring ke lokasi,” katanya.
Irvan Ahmad mengatakan dukungan dari Dinas Kebudayaan terhadap pengamanan mudik dan balik Lebaran itu, hanya di Posko Terpadu Lembur Kaheman saja. Meski demikian, katanya, di Kabupaten Bandung ada puluhan titik posko untuk pengamanan mudik dan balik Lebaran tersebut.
“Tapi Posko Terpadunya hanya ada satu di Nagreg, yang berada di jalur menuju selatan Jawa Barat. Untuk memberikan dukungan di Posko Terpadu itu, tentunya Dinas Kebudayaan ada keterlibatan dari sanggar atau lingkung seni yang ada di wilayah Kabupaten Bandung,” ungkapnya. @kos