PPS Desa Mulai Rekrut Calon Petugas KPPS

Editor PPS Desa Cingcin melayani calon pendaftaran yang akan mengambil formulir calon di sekretariat pendaftaran KPPS, Rabu (7/10) sore./visi.news/apih igun.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Sebagaimana diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tahapan Pilkada sudah mulai pada rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Rekrutmen ini dilakukan di selurih desa se kabupaten Bandung mulai 7-13 Oktober.

Seperti di desa Cingcin, rekrutmen anggota KPPS yang dibutuhkan sebnyak 405 petugas.

Hal tersebut diungkapkan PPS desa Cingcin Adi dan Isaq saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (7/10) sore. Dia mengakui jika jumlah KPPS di desa Cingcin mencapai 405 petugas yang akan direkrut. Jumlah tersebut akan ditempatkan di 45 tempat pemungutan suara ( TPS) dengan masing-masing petugas sebanyak 9 orang.

“Kami akui dari jumlah tersebut baru 13 calon anggota KPPS yang mengambil formulir pendaftaran. Jumlah tersebut baru sepertiga jumlah keseluruhan KPPS di desa Cingcin yakni mencapai 45. Mudah -mudahan sesuai dengan waktu yng ditentukan KPU, para pendaftaran dapat terpenuhi seluruhnya,” terang Adi.

Hingga kemarin, calon petugas KPPS di 24 RW sudah diinformasikan agar segera mengambil formulir. Sebab ketentuan yang diberlakukan KPU terkait persyaratan akan disampaikan saat para calin petugas itu mendaftarkan diri.

“Kami masih menunggu karena hari ini 7 Oktober hari pertama pendaftaran dan masih ada 6 hari ke depan untuk penerimaan pendaftaran calon KPPS ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 14 Desa Cingcin, Iyep Kustiawan mengatakan pendaftaran di hari pertama untuk calon anggota KKPPS di RW nya, masih sepi pendaftar. Hal itu terlihat dari mereka yang mengambil formulir. Kta Iyep, hal itu terjadi karena banyaknya persyaratan yang terlalu menyulitkan pihak calon pendaftar.
Iyep mengakui jika syarat jadi KPPS masih sulit. “Memang saat ini tidak terlalu berat tapi ke depannya saya yakin akan ada minta keringanan terkait dengan ijazah dan usia calon KPPS minimal 20 maksimal 50. Makanya saya pernah alami ini sebelumnya, kan mayoritas di kampung mah pendidikan orang yang dewasa sepertinkita, masih banyak yang lulusan SD dan SMP. Seiring dengan hal itu wajar jika masih sepi pendaftar karena kendala, ijazah” pungkas Iyep.

Baca Juga :  Dampak Produksi Tembakau Dilarang, Mengakibatkan Angka Pengangguran Bertambah

Dikatakannya, jumlah hak pilih di RW 14 itu ada dua TPS. jumlah total hak pilihnya mencapai 900.
“di kami ada di dua TPS yakni TPS 30 dan 31. Semoga saja kami bisa segera merekrut calon petugas di KPPS agar tugas PPS desa bisa terbantu,” pungkasnya.@pih

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Selama Tahun 2020 Ada 198 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KA, 44 Orang Meninggal

Kam Okt 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan, selama tahun 2020 hingga awal Oktober 2020, telah terjadi 198 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api (KA), dengan jumlah korban meninggal sebanyak 44 orang, luka berat 44 orang, dan luka ringan sebanyak 64 orang. Dalam rilis PT KAI yang dikirim Humas […]