Search
Close this search box.

Prabowo Pilih Bermalam di Aceh: “Saya Harus Dengar Sendiri Apa yang Dibutuhkan Warga”

Presiden Prabowo Subianto memutuskan bermalam di Aceh setelah meninjau lokasi terdampak banjir dan memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | ACEH – Presiden Prabowo Subianto memutuskan bermalam di Aceh setelah meninjau lokasi terdampak banjir dan memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Keputusan ini menjadi sorotan karena Prabowo memilih tidak langsung kembali ke Jakarta demi memantau situasi lebih dekat.

Pada Senin (8/12/2025) pagi, rangkaian mobil kepresidenan memasuki area Lanud sekitar pukul 08.20 WIB. Malam sebelumnya, Prabowo memimpin rapat terbatas bersama para menteri dan kepala lembaga untuk memastikan respons cepat pemerintah pusat.

Dalam arahannya, Prabowo menekankan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolik. Ia ingin memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi tanpa hambatan birokrasi.

“Saya harus dengar langsung dari lapangan. Jangan hanya laporan di atas kertas,” ujar Prabowo dalam rapat tersebut.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang bekerja tanpa henti sejak bencana terjadi. “Saya bertemu prajurit yang sudah tujuh sampai delapan hari terus berada di lokasi. Saya sangat menghargai dedikasi mereka,” tuturnya.

Berbeda dari kunjungan presiden sebelumnya yang berlangsung singkat, Prabowo kali ini menegaskan bahwa ia akan rutin turun ke daerah bencana untuk mempercepat proses pengambilan keputusan.

“Saya akan terus monitor. Mungkin tiap beberapa hari saya akan datang lagi. Bukan hanya memberi dukungan moril, tapi supaya keputusan bisa diambil cepat sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Prabowo mengatakan Indonesia telah berkali-kali menghadapi bencana besar dan mampu bangkit karena kekompakan seluruh pihak. “Kita pernah menghadapi cobaan-cobaan besar. Dengan kerja sama, kita selalu bisa mengatasinya,” katanya.

Ia menutup arahannya dengan penekanan bahwa distribusi bantuan harus benar-benar tepat sasaran. “Jangan sampai ada kebutuhan rakyat yang tidak sampai,” ujarnya.

Keputusan Prabowo bermalam di Aceh memberikan pesan bahwa pemerintah pusat ingin membangun pola penanganan bencana yang lebih responsif dan dekat dengan kondisi sebenarnya di lapangan. @kanaya

Baca Juga :  Kakorlantas Ingatkan Bahaya Travel Ilegal Jelang Mudik Lebaran 2026

Baca Berita Menarik Lainnya :