Search
Close this search box.

Prabowo–Trump Sepakat Perdagangan Saling Menguntungkan

Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza di sela World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/2/2026)./source: Instagram.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa pertemuan bilateralnya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membahas secara mendalam isu perdagangan antara kedua negara. Pertemuan tersebut disebut menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan dan dilandasi prinsip saling menghormati.

Menurut Prabowo, negosiasi perdagangan, khususnya terkait tarif, telah berlangsung cukup lama sebelum akhirnya mencapai titik temu. Ia menilai hasil perundingan tersebut sebagai capaian positif bagi kedua belah pihak setelah melalui proses yang tidak singkat.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia termasuk negara yang menjalani perundingan tarif paling lama. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil akhir yang dicapai dinilai baik dan memberikan manfaat bagi kepentingan nasional.

Pertemuan bilateral itu juga menjadi sorotan karena Indonesia disebut sebagai satu-satunya negara yang menggelar pertemuan khusus setelah agenda BOP. Hal ini dinilai mencerminkan kedekatan komunikasi dan keseriusan kedua negara dalam memperkuat hubungan ekonomi.

Selain bertemu Presiden Trump, Prabowo juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan investasi global. Dalam pertemuan tersebut, para investor menyampaikan ketertarikan besar mereka terhadap potensi ekonomi Indonesia.

Prabowo menyebut para pemimpin perusahaan tersebut menunjukkan rasa percaya diri terhadap prospek Indonesia. Mereka menilai iklim investasi nasional terus membaik dan memandang ekonomi Indonesia secara positif di tengah dinamika global.

Terkait perkembangan kebijakan di Amerika Serikat, termasuk keputusan yang melibatkan Supreme Court of the United States, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menghormati proses politik dalam negeri Negeri Paman Sam. Pemerintah, katanya, akan terus mencermati setiap perkembangan yang terjadi.

Menanggapi pertanyaan mengenai angka tarif 10 persen, Prabowo menyatakan bahwa kebijakan tersebut dinilai menguntungkan Indonesia. Ia menegaskan pemerintah siap menghadapi segala kemungkinan yang muncul ke depan.

Baca Juga :  Kondisi Warga yang Jadi Korban Longsor di Sukalarang Sukabumi

Secara keseluruhan, Prabowo menilai hasil pertemuan dengan Presiden Trump membawa dampak positif bagi hubungan dagang kedua negara. Pemerintah Indonesia, tegasnya, akan terus memperkuat diplomasi ekonomi demi menjaga stabilitas dan pertumbuhan nasional.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :