Search
Close this search box.

Presiden Prabowo Panggil Mendadak Kabinet, Soroti 1.063 Tambang Ilegal

Presiden RI Prabowo Subianto./visi.news/tangkapan layar youtube @setpres.

Bagikan :

VISI.NEWS | BOGOR – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan mendadak dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (19/8/2025) malam. Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas perkembangan penertiban kawasan hutan dan aktivitas tambang ilegal.

Informasi itu disampaikan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Teddy menyebut, pertemuan yang berlangsung selama sekitar empat jam itu dihadiri oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menlu Sugiono, Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Pada Selasa malam kemarin, 19 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor,” tulis Teddy.

Langkah ini sejalan dengan pernyataan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR pada Jum’at (15/8/2025) lalu. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pertambangan yang melanggar aturan.

Berdasarkan laporan aparat, terdapat sekitar 1.063 tambang ilegal yang beroperasi, dengan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp300 triliun.

Prabowo juga mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk jenderal aktif maupun purnawirawan TNI dan Polri yang diduga membekingi aktivitas ilegal tersebut.

“Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat. Jenderal-jenderal dari manapun apakah jenderal dari TNI atau polisi atau mantan jenderal tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :