Prodi Kimia UIN Bandung Raih Akreditasi A

Editor Prodi Kimia UIN Bandung raih Akreditasi A./visi.news/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berhasil meraih akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dengan Surat Keputusan Nomor : 6881/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2020, tertanggal 3 November 2020.

“Alhamdulilah, saya atas nama pimpinan bersyukur atas pencapaian akreditasi unggul dari BANPT. Tentu ini menjadi tantangan, modal bersama dan harapan bagi UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus meningkatkan mutu proses dan lulusan. Insyaallah ini menjadi motivasi untuk terus berikhtiar mewujudkan marwah kampus yang unggul, kompetitif, dan berakhlak karimah menuju World Class University (WCU),” ungkap Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si di Kampus I Jl.A.H. Nasution No 105 Cipadung Cibiru Kota Bandung, dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (4/11/2020).

Menurut Mahmud, assesmen lapangan secara daring kedua di lingkungan UIN Bandung pada tahun 2020 setelah program studi Pendidikan Kimia dan mendapatkan nilai A. Untuk Prodi Kimia telah dilaksanakan asesmen lapangan daring pada hari Senin-Selasa, tanggal 26-27 Oktober 2020 yang menghadirkan dua Asesor, Prof. Dr. Jasril, MS. (Universitas Riau), Dr. Muhammad Agus Wibowo, M.Si (Universitas Tanjungpura)

Sebelumnya Prodi Kimia terakreditasi B dengan nomor SK BAN PT No. 1262/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2015, tertanggal 29 Desember 2015.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan satu-satunya badan akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementrian Pendidikan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkenalkan serta menyebarluaskan paradigma baru dalam pengelolaan pendidikan tinggi dan meningkatkan relevansi, atmosfer akademik, pengelolaan institusi, efisiensi, dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

Raihan akreditasi A, lanjut Rektor UIN Bandung, merupakan hasil kerja sama dan sama-sama bekerja dari civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung mulai kerja tim yang solid dan berkolaborasi yang baik dengan semua pihak yang terlibat, terutama tim Prodi Kimia, mahasiswa, alumni, para pengguna lulusan, dan semua stakeholder.

Baca Juga :  Respons Menag Soal Bantuan Kuota Pelajar Digunakan Main Game

“Raihan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru untuk terus berusaha, berikhtiar dalam rangka menyiapkan ahli kimia, analis laboratorium, quality control, quality assurance, peneliti di perusahaan obat yang profesional, berdedikasi tinggi, dan berakhlak karimah,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan FST, Dr. Hasniah Aliah, M.Si didampingi Wakil Dekan I Dr. Yudha Satya Perkasa, M.Si., Wakil Dekan II Dr. Elis Ratna Wulan, MT., Wakil III Dr. H. Aep Saepuloh, M.Si., Ketua Prodi Kimia, Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim., Sekretariat Prodi Kimia, Dr. Nunung Kurniasih, S.Pd., M.Si. mengucapkan terima kasih kepada Rektor, Wakil Rektor, Ketua LPM, LP2M, Laboratorium Terpadu, Unit Penjaminan Mutu Fakultas atas capaian prestasi akreditasi nilai A ini.

Dengan mengutip pernyataan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., “Tidak ada Super Man yang ada adalah Super Team. Alhamdulilla, puji syukur kepada Allah, lelah selama ini, tergantikan dengan berkah dan atas izin Allah sehingga usaha, kerja keras tim super ini membuahkan hasil A,” tegasnya.

Atas pencapaian Prodi Kimia yang telah terakreditasi A melalui Asesmen Lapangan secara daring ini Dekan FST berharap mudah-mudahan menjadi berkah bagi seluruh civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung,

“Khususnya bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Sains dan Teknologi agar terus meningkatkan mutu pendidikan Islam dan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain,” pungkasnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

HIDAYAH: Mualaf usai Dibisiki Kalimat Syahadat

Rab Nov 4 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Berbagai jalan hidayah atau petunjuk yang datang kepada seseorang sebelum mualaf. Ada yang karena mendengar indahnya alunan suara azan, melihat orang-orang salat, membaca literatur keislaman, dan seagainya. Adapun Nathalie Holscher yang berprofesi sebagai DJ memutuskan menjadi seorang mualaf konon katanya karena dibisiki kalimat syahadat. Ya, seperti banyak […]