Search
Close this search box.

PROFIL | Diancam Dipolisikan TNI, Ini Profil Ferry Irwandi

CEO Malaka Project Ferry Irwandi. /visi.news/ig/tangkapan layar

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Nama Ferry Irwandi belakangan mencuat setelah dirinya disebut-sebut mendapat ancaman akan dipolisikan oleh pihak TNI. Sosok ini bukan orang baru di dunia digital. Ia dikenal sebagai seorang YouTuber sekaligus founder Malaka Project, yang rajin menyuarakan isu politik, pendidikan, stoikisme, hingga fenomena sosial yang jarang disentuh konten kreator lain.

Lahir di Jambi tahun 1980, Ferry tumbuh dalam keluarga yang cukup mapan. Ayahnya seorang dosen, sementara sang ibu bekerja penuh waktu. Privilege itu diakuinya membuat proses pendidikan terasa lebih mudah. Meski begitu, Ferry tidak memilih jalan lurus sesuai latar pendidikan formalnya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Sejak SMP, Ferry telah jatuh cinta pada dunia seni. Ia gemar menulis naskah teater, berakting di panggung, hingga terlibat dalam grup musik lokal. Saat kuliah, ketertarikan itu semakin terasah ketika ia bergabung dengan komunitas SCENE, sebuah klub perfilman mahasiswa yang melahirkan banyak sineas muda.

Sebelum menjadi YouTuber, Ferry sempat meniti karier sebagai PNS di Kementerian Keuangan. Ia menempati posisi videografer, sebuah peran yang sebenarnya dekat dengan passion kreatifnya. Namun, jalan hidup membawanya pada keputusan besar: meninggalkan status pegawai negeri demi fokus di dunia konten digital.

Langkah itu terbukti tepat. Sejak 2010, Ferry mulai aktif di YouTube dengan konten edukasi yang mengangkat isu-isu relevan: politik praktis, sisi gelap NFT, sistem kredit KPR, hingga filosofi stoikisme. Topik stoikisme—tentang menjaga dimensi internal manusia agar tetap tenang—ia dalami sejak 2017, lalu disampaikan dengan gaya sederhana dan mudah dipahami.

Selain itu, Ferry vokal terhadap isu judi online. Ia mengkritik artis maupun YouTuber yang terang-terangan mempromosikan praktik ilegal tersebut. Kritik tajam ini kerap membuatnya berhadapan dengan pihak-pihak yang tidak senang pada keberaniannya.

Baca Juga :  Kelurahan Pasawahan Torehkan Sejarah Baru: Raih Penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga

Nama Ferry benar-benar melejit usai tampil di podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier pada 20 April 2022. Sejak itu, kanal YouTube-nya banyak disorot publik. Kolaborasinya dengan sosok seperti Coki Pardede juga membuatnya semakin dikenal di kalangan anak muda urban.

Tidak hanya berhenti di YouTube, Ferry menggagas Malaka Project. Diluncurkan pada 20 Oktober 2023 di Djakarta Theater, proyek ini hadir sebagai upaya menyediakan akses pendidikan kritis dan empatik. Influencer populer seperti Jerome Polin, Fathia Izzati, hingga Dea Anugrah ikut ambil bagian. Visi mereka jelas: menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Kehidupan pribadi Ferry cukup tertata. Ia menikah dengan Muthia Nadhira pada 2015 dan dikaruniai seorang anak bernama Kirana Kala Senja. Meski dikenal publik figur, Ferry kerap menampilkan sisi sederhana keluarganya melalui Instagram @irwandiferry.

Kesuksesan Ferry di YouTube bisa diukur dari angka. Hingga Oktober 2024, ia memiliki 1,14 juta subscriber dan total tayangan lebih dari 90 juta kali. Social Blade memperkirakan penghasilannya antara US\$1,6 ribu hingga US\$25,7 ribu per bulan, atau setara Rp24,8 juta hingga Rp400 juta. Dalam setahun, angka itu bisa mencapai Rp4,7 miliar.

Namun, di balik popularitasnya, Ferry tetap menjaga independensi. Ia masih mengedit videonya sendiri meski sudah memiliki tim. Ia juga tidak segan menyampaikan kritik pada sesama kreator, seperti kasus Willie Salim, di mana videonya tembus 3,2 juta penayangan.

Ferry juga pernah berkolaborasi dengan kanal populer SkinnyIndonesia24. Kiprahnya tidak hanya sebagai konten kreator, tetapi juga motivator yang kerap menyelipkan pesan kehidupan dalam setiap karyanya.

Belum lama ini, ia melaporkan influencer Katak Bhizer atau Natta Eko Stevanus atas dugaan promosi judi online. Keberaniannya ini kembali memperlihatkan bahwa Ferry konsisten dengan sikap anti-judi online yang ia pegang sejak lama.

Baca Juga :  SBY Cemas Potensi Perang Dunia III, Berharap Mimpi Buruk Tak Terjadi

Kisah hidup Ferry tidak lepas dari cerita keseharian: berolahraga di gym, berbagi momen Lebaran bersama keluarga, hingga menerima penghargaan dari IDEAFEST atas kiprah Malaka Project. Semua itu memperlihatkan sisi Ferry sebagai sosok pekerja keras, sekaligus ayah dan suami yang hangat.

Kini, dengan kabar dirinya diancam dipolisikan oleh TNI, Ferry kembali menjadi sorotan. Meski kasus ini menimbulkan tanda tanya, perjalanan panjangnya membuktikan bahwa ia adalah figur yang berani, kritis, dan konsisten bersuara demi kepentingan publik.

Apa pun akhir dari kontroversi ini, Ferry Irwandi telah meneguhkan diri sebagai salah satu kreator digital yang tidak hanya sekadar menghibur, tetapi juga membentuk cara berpikir generasi muda Indonesia.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :