VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Sejumlah lansia maupun disabilitas terlihat sedang melakukan perekaman KTP-el di rumahnya masing-masing. Saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung memberikan kemudahan kepada para lansia maupun disabilitas untuk memiliki administrasi kependudukan, khususnya KTP-el dan kartu keluarga (KK).
Untuk memberikan kemudahan itu, pegawai Disdukcapil Kabupaten Bandung datang langsung ke rumah mereka melalui program inovasi KUE LAPIS (Kunjungi Lansia dan Disabilitas).
“Program KUE LAPIS ini dalam rangka menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, humanis, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Tata Irawan di Soreang Senin (2/2/2026).
Menurut Tata Irawan, program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi warga dengan keterbatasan mobilitas.
“Melalui program KUE LAPIS, Disdukcapil Kabupaten Bandung menurunkan langsung petugas pelayanan ke titik-titik lokasi di seluruh wilayah Kabupaten Bandung,” kata Kepala Disdukcapil.
Tata Irawan menyebutkan pelayanan ini secara khusus menyasar lansia dan penyandang disabilitas yang tidak memungkinkan untuk hadir langsung ke kantor pelayanan administrasi kependudukan.
“Program ini menjadi wujud pelayanan jemput bola yang proaktif, di mana negara hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ungkapnya.
Dengan pelayanan langsung di lokasi, lanjut Tata Irawan, warga tetap dapat memperoleh dokumen kependudukan yang sah dan valid sebagai dasar penting dalam mengakses berbagai layanan publik.
“Melalui pelaksanaan KUE LAPIS, Disdukcapil Kabupaten Bandung terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, katanya, Disdukcapil Kabupaten Bandung akan terus mengembangkan serta memperluas jangkauan pelayanan jemput bola guna mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang merata dan menyeluruh bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. @kos












