Proyek Distribusi Kemasan Air Zamzam yang Digagas Raja Abdullah di Makkah akan Dilanjutkan Besok

Editor :
Air Zamzam kemasan./saudi gazette

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pembagian botol air Zamzam akan dilanjutkan dari Proyek Raja Abdullah untuk Air Zamzam di Kudai  Makkah akan dilanjutkan lagi besok, Selasa, 23 Maret 2021. Hal ini diumumkan oleh kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci dan ketua dari Komite Pengawas Proyek Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais.

Sheikh Al-Sudais, seperti dilansir dari saudigazette.com.sa, Senin (22/3/2021), mengatakan, Perusahaan Air Nasional, operator resmi proyek tersebut akan mulai menerima pengunjung yang ingin membeli air berkah dari Proyek, sebagai bagian dari persiapan yang rumit untuk memenuhi permintaan air suci yang terus meningkat di bulan puasa Ramadan.

“Pendistribusian air Zamzam akan dilakukan selama beberapa jam mulai pukul 13.00 waktu setempat sampai jam 9 malam, sepanjang hari kecuali hari Jumat,” katanya.

Panitia pengawas telah menyelesaikan semua tindakan pencegahan dan protokol pencegahan untuk memastikan keamanan para pengunjung dari virus Corona. Harga botol lima liter adalah SR 5.5 atau sekitar Rp. 21.000,- sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Kuota air suci untuk setiap orang adalah empat botol setiap 15 hari.

Akan ada prioritas dengan poin penjualan yang ditunjuk untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus. Jumlah maksimum pelanggan yang diizinkan untuk dapat layanan pelanggan Proyek pada satu waktu selama jam kerja adalah 60 botol.

Panitia mengatakan dalam sebuah pernyataan melalui Saudi Press Agency, bahwa botol air Zamzam dapat dikelola dari kantor pusat Proyek, serta dari hipermarket dan supernarket yang kontraknya telah disepakati sebelumnya, untuk mendistribusikan air suci tersebut melalui outlet mereka di seluruh wilayah Kerajaan Arab Saudi, selain melalui sebuah aplikasi yang bernama Irwaa.

Hypermarket dan supermarket disuplai  lebih dari lima juta botol air Zamzam untuk didistribusikan.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Siapkan Skenario Vaksinasi Saat Ramadhan

Proyek ini menggunakan teknologi yang sangat canggih untuk menyediakan air suci, dengan tetap menjaga kemurnian dan kualitasnya yang unik, kepada sejumlah besar peziarah dan pengunjung Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Almarhum Raja Abdullah meresmikan proyek otomatis, dibangun dengan biaya SR. 700 juta (Rp. 2,7 triliun) pada September 2010.

Proyek ini mencakup 42 titik distribusi mulai dari kantor pusatnya di Kudai, menyediakan botol air Zamzam sepanjang waktu. Air suci dipompa dari sumur ke proyek untuk pemurnian dan sterilisasi melalui penyaringan di pabrik pemurniannya dengan menggunakan metodologi berteknologi tinggi.

Setelah proses pemurnian, air dipompa ke tangki besar di Kudai dan di titik King Abdulaziz Sabeel (outlet pasokan umum Zamzam). Botol Zamzam sesuai dengan tingkat pemurnian, pengepakan, penyimpanan, dan distribusi paling otomatis  sejalan dengan cara dan metode terbaru dari teknologi global.

Air suci yang disuplai di Masjidil Haram berasal dari tangki Kudai sedangkan air yang dibawa dengan truk ke Masjid Nabawi di Madinah berasal dari tangki Sabeel.

Ada tangki air suci berkapasitas 10.000 meter kubik di proyek tersebut. Pabrik pembotolan terdiri dari beberapa gedung dengan fasilitas berteknologi tinggi, dan gedung tersebut termasuk satu untuk lini produksi dan gudang botol, selain gedung pos gawat darurat.

Panjang pipa dari sumur Zamzam ke proyek Kudai satu kilometer. Ada dua pompa raksasa untuk memompa air suci dari sumur ke proyek. Sumur Zamzam terletak di dalam Masjidil Haram, 21 meter sebelah timur Ka’bah Suci dan bukaannya 1,56 meter di bawah permukaan mataf (area mengelilingi Ka’bah).@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Arab Saudi Meluncurkan Virtual Memperkaya Pengalaman Haji

Ming Mar 21 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sebuah forum virtual yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman jemaah di bidang perhotelan diresmikan pada hari Minggu(21/3/2021) oleh Menteri Haji dan Umrah Dr. Mohammed Salih Bentin, Saudi Press Agency melaporkan seperti dilansir republika.co.id. Peluncuran tersebut melibatkan partisipasi dari beberapa perusahaan perhotelan nasional dan internasional. Forum ini berupaya untuk […]