VISI.NEWS | SUKABUMI – PT Trans Jabar Tol (TJT) menyatakan penanganan permanen jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) yang longsor mencapai 93 persen. Longsor di KM 64+600 tol Bocimi ruas Cigombong-Cibadak itu terjadi pada 3 April 2024 lalu.
Dalam akun instagram PT TJT, Senin (9/9/2024) disebutkan mengenai beberapa hal teknis yang sedang dikerjakan. Yang tengah dilakukan saat ini adalah tahap penyelesaian saluran air baru. Setelah selesai tahap itu, maka segera dimulai pengerjaan pelapisan blacktop di lokasi terdampak.
Hingga saat ini penanganan permanen di KM 64-600 telah mencapai 93 persen. Nantinya setelah rampung seluruh penanganan permanen dan sebelum tol Bocimi seksi II itu dibuka, tentunya akan dilakukan pengujian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol.
PT Trans Jabar Tol terus melakukan upaya maksimal agar tol seksi II ruas Cigombong-Cibadak segera dibuka kembali.
Sekilas Tentang Tol Bocimi
Jalan tol Bocimi yang memiliki panjang 54 kilometer itu terdiri dari 4 seksi. Pertama seksi I ruas Ciawi-Cigombong (15,35 kilometer) yang telah beroperasi sejak tahun 2018.
Kemudian seksi II ruas Cigombong-Cibadak (Parungkuda) sepanjang 11,9 kilometer. Lalu seksi III ruas Cibadak-Sukabumi Barat, terakhir seksi IV ruas Sukabumi Barat-Sukabumi Timur.
PT Trans Tol Jabar (TJT) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemilik konsesi jalan tol Bocimi.
@andri