VISI.NEWS | SUKABUMI – Sebanyak 24 siswa SDN 02 Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan, Jumat (22/8). Kondisi itu dialami setelah para siswa mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu dapur SPPG.
Kepala Puskesmas Parakansalak Teddy Mulyadi mengatakan para siswa ini mengalami keluhan mual, muntah dan pusing secara bersamaan sekitar pukul 10.00 WIB. Kondisi itu dialami sesuai siswa menyantap sajian MBG pukul 09.30 WIB.
Menurut Teddy, yang mengalami dugaan keracunan ini terdiri dari kelas 1 dan 3. Sebagian besarnya merupakan murid kelas 3.
“Akhirnya kami putuskan turun langsung ke sekolah dengan membawa enam orang tim medis yang dilanjutkan dengan pemeriksaan, pengobatan dan observasi,” kata Teddy.
Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB, tim puskesmas Parakansalak mengambil sampel makanan berupa telur, buncis, wortel, nasi, tahu, semangka, susu kotak dan sampel muntah.
“Makanan dan muntahan dikirim ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa di lab Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Saat ini pihak puskesmas masih terus memantau kondisi para siswa.
Sementara itu, Korcam Parakansalak program MBG Farhan Maulana R menuturkan dapur SPPG Parakansalak 1 melayani total penerima makanan 3.576 orang dari 14 sekolah. Sedangkan yang terdampak sebanyak 24 siswa dari 1 sekolah.
Terkait kejadian tersebut, kesimpulan sementara yaitu dugaan kuat keracunan berasal dari buah semangka, namun masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak Puskesmas dan dinas terkait.
“Alhamdulillah sementara ini siswa yg terindikasi sudah baik-baik saja dan sudah melakukan aktivitas seperti semula. Program makan bergizi gratis sementara akan dievaluasi hingga ada hasil resmi dan langkah perbaikan dari pihak penyelenggara,” ujar dia.
Menurut dia, dapur ini baru beroperasi 4 hari dan di hari-hari sebelumnya aman-aman saja. @andri












