VISI.NEWS | BANDUNG – Pumas UNAM memastikan tempat di final Clausura 2026 Liga MX setelah menyingkirkan Pachuca di semifinal. Meskipun pertandingan kedua di Estadio Olímpico Universitario berakhir 1-0 untuk Pumas, agregat seri 1-1 membuat tim universitas lolos berkat posisi lebih tinggi di klasemen fase reguler. Pumas menempati peringkat pertama, sementara Pachuca berada di posisi keempat.
Gelandang asal Ecuador, Pedro Vite, menjadi pemain kunci Pumas sepanjang seri semifinal. Performa Vite yang solid di lini tengah membantu timnya mengontrol tempo permainan, sekaligus menegaskan konsistensi yang membuatnya dipanggil untuk Piala Dunia 2026 dengan La Tri. Keberhasilan Pumas membawa Vite ke final Liga MX menandai pencapaian penting bagi sepakbola Ecuador: ini pertama kalinya sejak 2022 seorang pemain Ecuador mencapai final kompetisi kasta tertinggi Meksiko, setelah Romario Ibarra dan Jordan Sierra.
Di kubu Pachuca, striker berpengalaman Enner Valencia harus menerima kenyataan gagal melanjutkan ke final. Sebagai kapten dan pencetak gol terbanyak sejarah timnas, Valencia tetap memfokuskan diri pada peluang tampil di Piala Dunia 2026, menambah motivasi pribadi meski hasil semifinal kurang menguntungkan.
Dari perspektif kompetitif, keunggulan Pumas di klasemen fase reguler menjadi faktor penentu, menekankan pentingnya konsistensi sepanjang musim. Strategi tim dan pengelolaan pemain muda seperti Vite menunjukkan bagaimana kombinasi pengalaman dan talenta muda dapat menembus tahap akhir kompetisi. Pumas kini akan menghadapi Cruz Azul di final, sebuah tantangan baru untuk mengukir sejarah lebih lanjut bagi tim dan pemain Ecuador. @desi