Search
Close this search box.

Puncak Mudik 2026 Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho./visi.news/humas polri.

Bagikan :

VISI.NEWS | BEKASI – Volume kendaraan yang melintas pada puncak arus mudik tahun ini dilaporkan sebagai yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan yang luar biasa tersebut terpantau pada dua hari lalu.

“Puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah, kurang lebih 270.315,” ujar Irjen Agus di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jumat (20/3/2026).

Guna mengantisipasi kepadatan dari angka kendaraan yang fantastis tersebut, kepolisian menerapkan skema rekayasa lalu lintas yang terukur. Strategi ini diklaim berhasil menjaga arus tetap terkendali meski beban jalan meningkat drastis.

“Ada tiga treatment yang kita lakukan. Dari penutupan MBZ karena kaitannya dengan kondisi. Yang kedua adalah maaf contraflow 1 lajur dari (Km) 36 sampai 47. Masih kita evaluasi lagi, dari (Km) 47 ke 48 kita buat contraflow lajur 2. Dari 48 sampai 70 kita bikin contraflow lajur 3,” ucap dia.

Melalui penanganan di titik-titik krusial tersebut, penumpukan kendaraan dapat diminimalisir hingga ke jalur utama Trans Jawa.

“Oleh sebab itu puncak arus yang cukup tinggi bisa kita kelola dengan baik sehingga pada saat meninggalkan kilometer 70 sampai 414 ini lancar. Itu yang bisa kami sampaikan,” tambahnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, memaparkan data pergerakan kendaraan secara akumulatif. Hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIB, hampir separuh dari total prediksi pemudik telah meninggalkan ibu kota.

“Tapi perlu kami sampaikan bahwa pukul 06.00 tadi pagi, dari total 3,5 juta yang diperkirakan kendaraan keluar dari Jakarta, sudah keluar 1,6 (juta) atau 48%. Dan dominasi masih tetap ke arah Trans Jawa sebesar 54,6%,” kata Rivan.

Baca Juga :  Disdukcapil Kabupaten Bandung Hadirkan Layanan Adminduk di Bedas Expo 2026

Meski puncak mudik telah terlewati dan volume kendaraan mulai menurun pada 19 Maret kemarin, otoritas terkait kini mulai bersiap menghadapi gelombang kembali masyarakat menuju Jakarta.

“Dan bahkan di tanggal 19 kemarin total kendaraan turun kembali, 208.825 kendaraan yang keluar. Semoga ini menjadi penting, imbauan, bahwa prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret,” ucapnya.

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau informasi terkini dan mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan ekstrem pada tanggal tersebut. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :