VISI.NEWS | BANDUNG -Di tengah sorotan publik terhadap dinamika politik Kota Bandung, DPD PKS Kota Bandung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Selasa, 10 Desember 2025, dengan menegaskan fokus utama pada kesinambungan pelayanan publik dan kerja nyata bagi warga. Agenda ini diarahkan untuk memastikan roda kehidupan masyarakat tetap berjalan tanpa terganggu situasi politik yang berkembang.
Ketua DPD PKS Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berlangsung harus dihormati oleh semua pihak. Namun, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti sedikit pun.
“Bagi PKS, yang paling penting adalah Bandung tetap berjalan. Sampah harus diangkut, warga harus bekerja, jalanan harus lancar, dan lingkungan harus aman,” ujar Agus.
Berbeda dari sekadar forum internal, Rakerda ini diposisikan sebagai ruang evaluasi sekaligus penajaman peran kader di lapangan. PKS mendorong seluruh struktur organisasi agar tetap hadir di tengah masyarakat, merespons persoalan sehari-hari, dan menjadi penghubung antara aspirasi warga dengan kebijakan publik.
Agus menekankan bahwa kepercayaan publik tidak dibangun melalui narasi politik sesaat, melainkan lewat konsistensi kerja.
“Kepercayaan warga itu lahir dari kerja yang konsisten. PKS ingin hadir bukan hanya saat kampanye, tapi setiap hari bersama warga,” katanya.
Dalam forum tersebut, PKS Kota Bandung juga memetakan sejumlah isu strategis yang dinilai paling mendesak. Penanganan sampah berbasis wilayah, penguatan ekonomi keluarga dan UMKM, penciptaan lapangan kerja, perbaikan sistem transportasi, pengurangan kemacetan, hingga penanganan banjir menjadi fokus pembahasan utama.
Menurut Agus, persoalan-persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan instan. “Masalah kota ini butuh kerja berkelanjutan dan keberanian mengambil langkah konkret, bukan sekadar wacana,” ujarnya.
PKS Kota Bandung juga menegaskan komitmen untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen. Pemerintah daerah, DPRD, komunitas warga, akademisi, pelaku usaha, hingga media diajak untuk terlibat aktif dalam merumuskan solusi atas tantangan Kota Bandung yang semakin kompleks.
“Tidak ada satu pihak pun yang bisa membangun kota sendirian. Sinergi lintas sektor adalah kunci agar kebijakan benar-benar berdampak bagi warga,” kata Agus.
Melalui Rakerda ini, PKS Kota Bandung berharap dinamika politik yang ada tidak mengganggu pelayanan publik, sekaligus mendorong Bandung tetap melaju sebagai kota yang aman, produktif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.@fajar












