Ramai Soal Rencana Konversi Gas 3 Kg Ke Listrik Induksi, Haji Kusnadi : Masih Dibahas Pemerintah

Editor Anggota DPRD Jabar Haji Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Saat ini, masyarakat tengah memperbincangkan kaitan dengan rencana pemerintah untuk kemudian melakukan konversi kompor gas elpiji tiga kilogram menjadi kompor listrik induksi.

Menurut Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Golkar, Haji Kusnadi menyebutkan bahwa rencana pemerintah untuk mengkonversi gas elpiji tiga kilogram menjadi kompor listrik induksi tersrbut benar adanya.

“Saya dengar infotmasi itu benar adanya, dan dipastikan akan dilakukan oleh pemerintah, namun masih menurut infotmasi, hal itu tidak akan dilakukan di tahun ini,” katanya.

Kepada VISI.NEWS Kamis (22/9/22) Haji Kusnadi mengungkapkan, kaitan kinversi tersebut diketahui hingga saat ini pemerintah belum memutuskan kapan kemudian kebijakan tersebut mulai akan diberlakukan.

“Intinya adalah, menurut informasi yang didapat baik informasi secara formal dan informal, bahwa kebijakan konversi tersebut masih belum diputuskan oleh pemerintah, belum diputuskan,” ungkapnya.

Lebih jelas, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menegaskan bahwa program konversi terdebut saat ini masih dalam tahap uji coba, dan masih dalam pertimbagan sebelum akhirnya memutuskan pemberlakuan kebijakan tersebut.

“Terhadap jajarannya di kementerian dan saya baca di berbagai media bahwa Pak Jokowi menyebutkan konversi sifatnya baru tahap uji coba, pemerintah masih mempertimbangkan berdasarkan sejumlah hal,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan pembahasan anggaran program konversi kompor gas ke listrik induksi juga belum dibahas dengan DPR, anggaran untuk merealisasikan program konversi kompor gas tiga kilogram ke listrik induksi diketahui belum disetujui.

“Program kompor listrik induksi ini masih merupakan uji coba atau prototipe sebanyak 2.000 unit, nantinya hasil uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan terkait program konversi kompor gas menjadi listrik industri,” pungkasnya. @eko

Baca Juga :  Facebook Mulai Soroti Akun yang Sebar Konten Viral

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hari Pertama Padat Karya, 40 Warga Rancasari Bersihkan Drainase

Kam Sep 22 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Program Padat Karya yang digarap Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung mulai berjalan, Kamis, 22 September 2022. Salah satu lokasi yang mulai berkegiatan yaitu Kecamatan Rancasari. Rencananya Padat Karya berlangsung dari 22 September-2 Oktober 2022. Sebanyak 40 orang turun secara serentak selama 10 hari […]