Raperda Pesantren Jadi Angin Segar untuk Kemajuan

Editor :
Ali Rasyid saat melakukan perbincangan dengan koleganya./visi.news/dok.budi s. ombik

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Tasikmalaya, kota atau kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan sebutan “Kota Santri” dan basis pesantren.

Sebutan itu bukan tidak beralasan. Sebagai salah satu wilayah yang bertebaran pondok pesantren dan santri yang banyak menjadi alasan kuat.

Bukan hanya itu, Tasikmalaya memiliki sederet tokoh kharismatik di seantero negeri bahkan luar negeri. Sebut saja KH Illyas Ruhiyat, Abah Anom, dan sederet nama lainnya.

Terkait dengan pengesahaan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren menjadi peraturan daerah (Perda) melalui rapat Paripurna DPRD yang digelar Senin (1/2/2021), menjadi angin segar untuk kemajuan pesantren khususnya di wilayah Tasikmalaya baik kota maupun kabupaten.

Paripurna yang dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu, bisa berdampak besar bagi kemajuan pesantren.

Pimpinan Panitia Khusus Perda Pesantren, Ali Rasyid mengatakan, ada beberapa poin penting yang bisa mendorong kemajuan pesantren.

“Antara lain adanya pemberdayaan kemandirian ekonomi pesantren dan fasilitasi terkait bantuan provinsi terhadap sarana serta prasarana pesantren,” katanya saat dihubungi via laman pribadinya, Senin (1/2/21) malam pkl 22.31 WIB.

Dijelaskannya, pesantren ke depannya bisa lebih mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Diakuinya, dalam penyusunan Perda ini pihaknya meminta masukan, arahan, dan nasihat dari para kiai mengenai poin apa saja yang mesti masuk dalam draf.

“Kami selaku tim pansus mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam penyusunan perda ini,” jelasnya.

Disebutkan, dalam pembahasan Ranca Raperda ini, pihaknya berkeliling Jabar mengunjungi pesantren- pesantren, termasuk pesantren di Jawa Tengah, Yogya, dan bahkan berkunjung ke Aceh.

Menurutnya, Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah pesantren paling banyak di Indonesia atau menjadi basisnya pesantren.

Baca Juga :  Krisdayanti Bakal Jadi Nenek, Aurel - Atta Sampaikan Kabar Gembira Selepas Iftar

“Kontribusi pesantren sangat besar bagi kemajuan daerah. Bahkan pesantren sudah berkiprah besar dalam membina umat sebelum kemerdekaan,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan Perda Pesantren yang terdiri dari 35 pasal, bisa mendorong kemajuan pesantren di Jabar.

“Dan bisa melahirkan generasi bangsa yang berkualitas dan berkemajuan,” tandasnya. @bik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TAUSIAH: Memaknai Kehidupan yang Fana dengan Gaya Hidup Islami (1)

Sel Feb 2 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Manusia diciptakan Allah SWT sebagai khalifah di muka bumi. Sebagai khalifah, manusia tentu memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat. Allah SWT menganugerahi manusia suatu kemampuan yang tidak dimiliki makhluk lain, yaitu kemampuan berpikir dan kemampuan fisik. Hal itu dimaksudkan untuk membantu manusia dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai […]