VISI.NEWS – Sebanyak 174 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2020, di wilayah Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa barat melakukan rapid test. 10 orang tidak hadir dalam gelaran ini dan akan dilakukan tes susulan pada hari ini, Kamis (26/11/2020).
Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan Puskesmas Cikancung dengan penanggung jawab drg. Mia Puspitasari, hasilnya tiga orang petugas PPS dinyatakan reaktif. Tiga orang tersebut merupakan PPS Desa Srirahayu, PPS Desa Hegarmanah, dan PPS Desa Mandalasari, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.
drg. Mia Puspitasari mengatakan bahwa pemeriksaan cepat dilakukan sebagai upaya untuk memastikan seluruh penyelenggara sehat dalam melaksanakan tugasnya, mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19 dan petugas seharusnya turun langsung ke rumah warga.
“Setelah dinyatakan reaktif, maka langsung dari tiga orang yang reaktif disarankan untuk diisolasi mandiri,” jelas Mia kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/11/2020) siang.
Pihaknya kini tengah fokus untuk melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan mereka yang hasilnya reaktif tersebut.
“Saat ini kita fokus saja melakukan tracing terhadap yang melakukan kontak erat dengan mereka yang hasil rapidnya reaktif,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cikancung, Kabupaten Bandung, Agus Muslim mengatakan, kendati hasil tes 3 PPS reaktif tapi KPU tidak akan memberhentikan mereka. Hal itu sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh KPU RI.
Menurutnya, rapid test dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
“Bukan hanya pegawai di KPU, kita juga melakukan upaya pencegahan, baik PPK maupun PPS. Untuk PPK, rapid test yang kita lakukan sebanyak 174 dan hasilnya semua non reaktif,” jelasnya.
Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan, melalui Kapolsek Cikancung AKP H. Saripudin menyampaikan, menjelang pilkada ini, seluruh panitia penyelenggara yang ada di Kabupaten Bandung wajib melakukan rapid test agar pada saat pilkada tidak ada klaster–klaster baru yang tercipta.
“Dihimbau kepada masyarakat untuk disiplin dalam Protokol Kesehatan dengan cara 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya. @yus