REFLEKSI  | Anak Kita

Silahkan bagikan

Oleh Idat Mustari

IMAM Bukhari meninggal tahun 194 H, tetapi namanya sampai hari ini banyak orang islam yang menyebut namanya, itu disebabkan Imam Bukhari punya karya tulis yakni kitab Shahih Bukhari.

Imam Al-Ghazali meninggal tahun 504 H. tetapi namanya sampai hari ini banyak orang Islam yang menyebut namanya, itu disebabkan Imam Al-Ghazali punya karya tulis yakni kitab Ihya Ulumuddin.

Lantas bagaimana dengan kita, yang tak ada satu buku pun kita buat. Kalau pun buat tak sehebat karya para pujangga.

Orang-orang hebat, para pahlawan, namanya dijadikan jalan, sebut saja  Jenderal Ahmad Yani namanya bisa ditemui di tujuh jalan di Indonesia yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Tangerang, Manado, Banjarmasin, dan Banyuwangi.
Selain Jenderal Ahmad Yani, pahlawan lain yang namanya paling sering muncul sebagai nama jalan di Indonesia ialah Jenderal Sudirman, Pangeran Diponegoro, Jenderal Gatot Subroto, Tuanku Imam Bonjol, dan Raden Ajeng Kartini.

Lantas bagaimana dengan kita, jangan kan jadi nama jalan besar, gang kecil pun tak ada nama kita.

Ada orang bangun masjid, namanya tertulis  di diding luas masjid, ini masjid wakaf Fulan bin Fulan. Setiap orang yang salat ke masjid itu, tak sengaja membaca tulisan itu.

Lantas bagaimana dengan kita, yang tak sempat bangun masjid atau membangun bangunan apa saja untuk kepentingan kemanusiaan.

Siapa yang akan menyebut nama kita setelah kita meninggalkan dunia ini, tak ada karya atau amal jariah. Hanya satu cara yakni mendidik dan berdoa mohon kepada Allah semoga anak kita jadi anak saleh.

Kalaupun kita meninggalkan dunia ini karena tak popular, tak ada orang lain menyebut nama kita, paling tidak anak kita. Semoga !.***

Baca Juga :  Gratis Pajak Balik Nama dan Bebas Tunggakan Kelima Kendaraan Bermotor

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Fortusis Sesalkan Seorang Kepsek SMPN di Kota Bandung Undang Para Ortu Siswa ke Kantor Parpol

Jum Okt 7 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) prihatin oleh sikap salah seorang kepala sekolah di Kota Bandung yang dianggap tidak tahu aturan mengundang para orang tua siswa untuk datang ke salah satu Kantor Partai Politik (Parpol). “Kepala sekolah itu jelas enggak tahu aturan dan atasanya harus segera […]