REFLEKSI | Merendahkan Diri

Silahkan bagikan

Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.

MANUSIA mulia adalah manusia yang memahami tujuan dirinya diciptakan oleh Allah.
Untuk apa ?
Untuk beribadah padaNya, dong!

Beribadah seperti apa ?
Beribadah dalam setiap amal perbuatannya yang ia lakukan selama ia hidup di dunia.

Baca juga

REFLEKSI | Kebaikan Itu Kemenangan
REFLEKSI | Hidupkan Nurani
REFLEKSI | “Manual Book” Tuhan
REFLEKSI | Mau Mendengar

Kata ibadah, itu pengertiannya tak sempit, konteks dalam pemahaman yang sangat luas, sehingga semua unsur dari apa yang kita bisa lakukan, semenjak dari kita bangun tidur sampai kita tidur kembali, adalah rangkaian ibadahnya itu sendiri…!!

Bahkan tidurnya itu sendiripun, merupakan bentuk ibadah diri kita.
Subhanallah.

Merendahkan diri tak sombong itu, merupakan ciri dari mahluk yang tahu diri.
Mahluk yang tahu diri adalah tipikal manusia yang mengenal hakekat dirinya yang terikat pada adab, norma, dan pola perilaku kesantunan, yang tahu batas bahwa sekecil apapun timbulnya rasa sombong itu, merupakan pemicu dari terbakarnya kemulyaan diri dihadapan Tuhannya.

Merendahkan diri adalah salah satu cara kita menaikan tangga ketaqwaan kita kepadaNya.
Tak banyak yang  mau melakukan hal ini, utamanya mereka yang masih menyelipkan rasa ego dalam hatinya.

Sehingga untuk para manusia sejati, bersembunyi dari tempat yang terang, untuk tak memunculkan dirinya kepermukaan, adalah suatu jalan  tol yang lurus, yang tak bisa dibantah…yang akan mengantarkan ia, ke kehadiratanNya, dengan kecepatan cahaya yang sangat spektakuler daya untuk menjangkau Ia yang maha Daya tersebut.

Maka pantas para manusia sejati, para insan Kamil, selalu menyibukan dirinya di kesunyian, tak silau penghormatan, tak silau pengagungan, karena bagi mereka, penghormatan, dan pengagungan, sesungguhnya hanya milik dia sang maha agung itu sendiri.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Kota Bandung dan Sekitarnya, Jumat 3 Juli 2020           

Jadi apa yang pantas kita perbuatan menyikapi kata,”merendahkan diri ini?”

Artinya….
Jadikan diri kita manusia biasa, seperti umumnya, manusia dengan sifat kemanusiannya, yang selalu tau diri, dan tahu menempatkan dirinya…. Alhamdulillah.
***

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BP2MI Sosialisasikan Peluang Kerja di Ciparay, Bandung, Benny Ramdhani: Istilah TKI itu Kisah Sedih, Kini Berubah Jadi PMI

Sen Feb 7 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | CIPARAY – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, kembali memberikan sosialisasi  peluang kerja ke luar negeri bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kali ini, sosialisasi dilakukan kepada siswa-siswi SMK, mahasiswa, dan masyarakat di Ciparay, Bandung, Sabtu (5/2/2022). Baca juga Benny Ramdhani : Ada Kelompok yang […]