REFLEKSI | Nasehat

Silahkan bagikan

Oleh Idat Mustari

DI SAAT dirimu suka mengirim-menyampaikan  nasehat, jika ada orang yang berkata atau berkomentar, ”Seperti sudah jadi orang baik saja, kirim-kirim tulisan yang berisi nasehat”.

Maka katakanlah kepadanya,”Saat aku menulis-mengirim tulisan yang berisi nasehat,  jangan anggap karena aku berharap  jadi sosok teladan atau panutan melainkan karena aku berharap orang lain jadi lebih baik dari diriku”.

Nasehat itu ibadah selama dilakukannya karena Allah. Tentu tak seorang pun tahu seseorang melakukan kebaikan karena Allah atau tidak. Begitupun tak boleh kita berhenti berbuat kebaikan hanya karena gunjingan manusia.

Orang yang pecaya diri itu bukan orang yang berharap orang lain menyukainya namun ia tidak apa-apa jika orang lain tidak menyukainya.

Teruslah berbuat kebaikan dengan banyak ragam dan cara  dan jangan pernah meremehkan sebuah kebaikan, sebab boleh jadi kebaikan yang dianggap remeh, itulah yang membawa seseorang masuk surga.

Sekali lagi nasehat itu cinta, bukan untuk menunjukkan kita lebih baik dari orang lain.***

Baca Juga :  Update Corona di Indonesia 2 Juni: 27.549 Positif, 1.663 Meninggal, 7.935 Sembuh

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Liverpool Bantai Manchester United 7-0, Ini Rating Pemain 

Sen Mar 6 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | LIVERPOOL – Manchester United harus tak berdaya di tangan Liverpool saat menjalani laga lanjutan Liga Inggris 2022/23 di Anfield, Liverpool, Barat Laut Inggris, Minggu (5/3/2023) malam WIB. The Reds berhasil menyelesaikan pertandingan dengan skor telak 7-0. Awal laga, Liverpool dan MU sejatinya sempat bergantian membangun serangan. Bahkan, […]