REI Surakarta Bentuk Koperasi untuk Salurkan KPR Bagi Pekerja Informal dan UMKM

Editor REI Komisariat Soloraya (Surakarta) dengan program khusus menyalurkan KPR bagi pekerja informal dan pelaku UMKM/visi.news /istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bekerja di sektor informal di wilayah Surakarta, serta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ingin kredit rumah namun tidak punya akses perbankan, akan difasilitasi para pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Surakarta.

REI Surakarta membentuk Koperasi Real Estate Indonesia (REI) untuk mengakomodasi para pekerja informal dan pelaku UMKM yang membutuhkan rumah dengan sistem kredit.

“Biasanya para pekerja informal dan pelaku UMKM yang pendapatannya tidak menentu, sulit mendapatkan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dari bank. Ketika mereka mengajukan KPR sering ditolak dengan alasan analisis kreditnya tidak masuk. Nah, hal-hal seperti inilah yang akan kita akomodasi,” kata ketua Koperasi REI Surakarta atau Soloraya, Chrysanthus Wibawa, kepada wartawan, Jumat (24/4/2021).

Menurut Chrysanthus, dalam merealisasikan program tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Solo, di kantor REI pada Kamis (23/4/2021).

Dia menegaskan, pola KPR melalui Koperasi REI tidak akan tumpang tindih dengan bank umum yang menyalurkan KPR, baik rumah nonsubsidi maupun bersubsidi.

“Pemberian KPR di perbankan kan melalui analisis kredit. Jadi masih banyak yang bisa digarap bank umum dalam menyalurkan KPR dan pasarnya juga sangat luas,” jelasnya.

Proses pembentukan Koperasi REI sendiri, sambungnya, kini masih dalam penyelesaian legalitas dari Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Solo. Dia berharap bulan April 2021 ini selesai sehingga pada Mei 2021 mendatang sudah bisa beroperasi.

“Sementara ini keanggotaan koperasi masih terdiri dari anggota dan pengurus REI Soloraya,” ungkapnya.

Chrysanthus menyatakan, Koperasi REI selain melayani masyarakat yang termasuk kategori tidak bankable dalam mendapatkan KPR, juga akan melayani kebutuhan material bahan bangunan bagi para pengembang anggota REI. Koperasi juga akan memberikan layanan jasa konsultasi perumahan bagi pengembang yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bekas Rumah Bangsawan "Ndalem Djojokusuman" Dijadikan "Rumah Kabudayan"

“Tujuan pembentukan koperasi REI cukup bagus, yakni dari dan untuk anggota REI Komisariat Surakarta,” kata ketua koperasi itu lagi.

Ketua REI Komisariat Surakarta, Maharani, dan Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah, Anthony AH Prasetyo, mendukung pembentukan Koperasi REI Surakarta. Dukungan yang sama juga disampaikan Margareta dari Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Solo.

“Ini merupakan koperasi baru, koperasi para pengembang perumahan. Kami di dinas koperasi mendukung pembentukan koperasi dengan sasaran pekerja informal dan pelaku UMKM tersebut,” tutur Margareta. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Ustaz Adi Hidayat: Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah Itu Hadis Palsu!

Sab Apr 24 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pendakwah Ustaz Adi Hidayat menegaskan, hadis yang menyebutkan tidurnya orang puasa ibadah merupakan hadis palsu. Hal itu disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube Shirathal Mustaqim, seperti dilansir BeritaHits.id. Dalam video tersebut, awalnya ada seorang jemaah yang menanyakan mengenai hadis tersebut. “Apakah hadis yang menyebutkan tidurnya orang puasa adalah ibadah termasuk hadis sahih?” […]