Search
Close this search box.

Rekom DPP untuk Teh Nia Sudah Berdasarkan Pertimbangan

Sekretaris DPD AMPI Kab. Bandung, H. Dadang Risdal Aziz./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS – Keputusan DPP Golkar memberikan rekomendasi kepada Hj. Nia Kurnia Agustina (Teh Nia), isteri Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, disebutkan Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Bandung, H. Dadang Risdal Aziz, tentunya melalui berbagai pertimbangan matang berdasarkan penilaian dari berbagai sisi.

Ditambahkan Dadang, kemunculan Calon Bupati Bandung dari Birokrat, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Usman Sayogo, yang disandingakan dengan Teh Nia, yang bukan merupakan kader partai manapun tentunya juga berdasarkan pertimbangan dan mekanisme panjang, ini seperti keputusan politik Win Win Solution yang telah dikomunikasikan dengan partai koalisi.

“Rekom dari DPP Golkar yang diterima Teh Nia, merupakan akhir dari konvesi internal yang dilakukan Ketua Panitia Pelaksana Penjaringan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bandung,” katanya di Soreang, Rabu (15/7/2020).

Sebelumnya dikemukakan Dadang, santer di media massa kalau Golkar akan berkoalisi dengan Gerindra, PKB, bahkan saat ini juga sedang dilakukan komunikasi dan lobi-lobi politik yang intens dengan partai politik lainnya, baik yang ada di parlemen DPRD Kab. Bandung mau pun partai non politik.

Hal menarik untuk dicermati, lanjutnya, adalah kemunculan Usman Sayogi sebagai Cawabup mendampingi Teh Nia, dia merupakan seorang birokrat murni yang meniti karir dari bawah dan sekarang menjabat sebagai salah satu Kepala Badan d lingkungan Pemkab Bandung. Dari rekam jejak yang diperolehnya, Usman Sayogi telah menunjukan prestasi yang gemilang dan terbilang moncer. Secara figur dia bisa diterima oleh partai koalisi.

Dadang mengacungkan jempol untuk Teh Nia yang secara cermat dan tepat menjatuhkan pilihan pendamping Pilkada 2020 kepada Usman Sayogi. Langkah taktis ini merupakan keputusan politik yang sungguh di luar dugaan tetapi bisa membuat kokoh koalisi.

Baca Juga :  Persib Bandung Unggul 3-0 atas Madura United di Babak Pertama

“Sudah saatnya semua Kader kembali ke Rumah Besar dan merapatkan barisan. Kekecewaan tentu ada, tetapi kedewasaan politik dari semua kontestan dituntut untuk bisa legawa dengan semua yang terjadi. Apalagi semua kontestan telah membuat dan menanda tangani fakta integritas bahwa mereka akan taat dan patuh pada keputusan DPP,” ujarnya.

Dampak dengan kemunculan rekom resmi ini, diungkapkannya, tentu akan membuat calon lawan dari partai lainya akan berhitung dan mulai mengambil ancang-ancang untuk memunculkan calonnya masing-masing. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :